Inilah Pidato Pemimpin Iran yang Siap Perang Terdahsyat Lawan AS
Ayatullah Ali Khamenei
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat bakal meledak. Iran sudah mengirim sinyal perang dengan membombardir dengan puluhan rudal ke markas militer AS di Irak.  

Tak hanya dengan rudal,  pemimpin Iran pun telah berpidato mengirim tantangan kepada AS atau sekutunya untuk berperang.  Pidato Ayatullah Ali Khamenei itu dianggap mengguncang dunia.   

Pidato itu adalah sikap yang membuat pemimpin  dunia manapun akan ketar-ketir dan merinding dalam menyikapi situasi terparah perdamaian dunia saat ini. 

Pidato itu berkaitan dengan sikap pengecut dan bar-bar penuh kelicikan Amerika di Bandara Udara Sipil Negara Berdaulat Iraq yang membunuh Jenderal Iran Qossem Soleimani.

Di depan puluhan Jenderal dan petinggi militer Rapat darurat Dewan Tinggi Keamanan Negara Iran, pidato  Ayatullah Ali Khamenei diwalindengan  mengutip QS. An-Nisa:104. 

وَلاَ تَهِنُواْ فِي ابْتِغَاء الْقَوْمِ إِن تَكُونُواْ تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللّهِ مَا لاَ يَرْجُونَ وَكَانَ اللّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

“Janganlah kamu berhati lemah dalam memburu mereka, jika kamu menderita sakit, maka ketahuilah bahwa mereka juga menderita sakit sebagaimana yang kamu rasakan, sedang kamu masih dapat mengharapkan dari Allah apa yang tidak dapat mereka harapkan, Allah maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”

“Amerika kalian berfikir saat ini bisa lagi menyerang dan kabur begitu saja... Karena kami pasti akan mengejar kalian dimanapun kalian berada!”

Kami hanya ingatkan saja...

Bangsa ini adalah Bangsa yang paling menderita sejak lama, khususnya sejak menjelang kemenangan Revolusi Islam Iran pada tanggal 10 Febuari tahun 1979 hingga detik ini!

Yang menjadi persoalan terbesar bagi Neocolim sekarang adalah... Iran telah terbiasa menderita sepanjang 41 tahun ini! Karenanya tak ada satupun manusia di muka bumi yang mampu menghalangi mereka untuk membalaskan perlakuan kejam Amerika terhadap Jenderalnya mereka yang diundang resmi ke Negara yang berdaulat lewat Bandara Udara Sipil!

Bagi mereka... Cukup sudah penderitaan mereka selama 41 tahun dengan kesabaran luar biasa!

Mereka saat ini akan menunjukkan seraya mengajari Amerika tentang apa makna hakiki dari derita Bangsa Iran selama ini supaya bisa dirasakan oleh seluruh militernya Amerika di manapun!

Karena mereka pernah berjanji, 
”Berdamai dengan Iran adalah Induk dari Perdamaian Dunia. Sedangkan mengajak Iran perang, adalah Induk dari segala peperangan di muka bumi!”

“Kalian yang memulai segala sesuatu kebencian dan peperangan, maka Kami (Iran) yang akan menentukan dimana semua pertempuran dan peperangan terjadi dan Iran pula yang akan mengakhiri semua peperangan ini...!!!”

“Kami akan menggelar suatu peperangan yang tak akan kalian saksikan dalam peradaban manusia manapun, hingga kemenangan harus kami raih!”

Permasalahannya adalah, bangsa ini adalah bangsa yang tak pernah tidak menepati janji dan sumpahnya dan apa lagi sampai mundur dalam sikapnya!
Karena mereka pernah menghadapi separuh lebih negara-negara dunia dalam dukungannya mereka kepada Dikatator Saddam Husein pada Perang yang dipaksakan selama 8 tahun! Wala haula wala quwwata ila billahi ‘Aaliyul Adzhim !!!
(lmf)

AS vs Iran, RI Minta Keduanya Tahan Diri

Sebelumnya

Penderitaan Perempuan Uighur dalam Gambaran Komikus Jepang

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Internasional