Bawaslu DKI Luncurkan Buku Kinerja  dan Evaluasi Hasil Kerja Pengawasan
Anggota Bawaslu RI Moch Afifuddin (pakai peci) menerima buku dari Ketua Bawaslu DKI Muh Jufri didampingi jajarannya dalam launching buku, Kamis (19/12/2019).
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengeluarkan dua buku yang merupakan laporan kerja dan juga sekaligus evaluasi kinerja pengawasan Pemilu.   Peluncuran buku digelar di  Luminor Hotel Kota, Jakarta, Kamis. 

Dua buku yang diluncurkan adalah buku pertama diberi judul Bingkai Pemilu; Menguatkan Pengawasan, Mewujudkan Keadilan dan buku kedua dengan judul Mengawal Demokrasi Menegakkan Konstitusi; Potret di Balik Kinerja Bawaslu DKI Jakarta. 

Dalam peluncuran buku itu, juga dirangkaiakan dengan penjelasan tentang kinerja serta Bawaslu DKI serta apa yang menjadi penting dalam pelakasnaan pengawasan Pemilu di masa datang. 

Hadir dalam acara itu Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri dan  anggota Bawaslu Sitti Rahman MP, MM,  Khofifah, Puadi, Burhanuddin, dan Mahyuddin. 

Hadir pula Komisioner Komisi  Penyelenggara Pemilu (KPU) DKI, jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se DKI Jakarta. Tampak pula perwakilan Ormas seperti FKPPI, Forum Alumni HMI Wati (FORHATI),  HMI,  Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa, perwakilan parpol, kepolisian dan lembaga penegakan hukum.

 Anggota Bawaslu DKI Sitti Rakhma SP MM memberikan penjelasan buku kinerja Bawaslu DKI

Buku yang diluncurkan ini berisi seluruh hasil-hasil kerja Pengawasan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dalam Pemilu Tahun 2019 yang dikupas secara lengkap dan disajikan dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan serta dijelaskan menggunakan bahasa yang dapat dengan mudah dipahami oleh pembaca.

“Penerbitan buku ini merupakan bentuk akuntabilitas dan bentuk pertanggung jawaban nyata Bawaslu Provinsi DKI Jakarta kepada publik,” kata Anggota Bawaslu DKI Sitti Rachma dalam sambutannya. 

Ketua Bawaslu DKI Muh Jufri

Buku ini juga ditambah oleh tulisan pimpinan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta guna menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca mengenai pengawasan pemilu dari sudut pandang yang berbeda namun tetap pada cita yang sama.

Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri mengatakan akhir Desember mendatang pihaknya akan menerbitkan buku lagi yang berisi sejarah Bawaslu DKI dari 2012 sampai 2017 dan 2017 sampai sekarang.  

“Buku kinerja ini dicetak banyak. Bagi yang ingin menambah koleksi perpustakaan, atau mencari data pengawasan, riset, dan laiin-lainnya silakan ke Bawaslu untuk mendapatkan buku ini,” kata Muh Jufri. 

Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin dalam pidatonya mengapresiasi Bawaslu DKI yang melaunching dua buku berupa kinerja dan evaluasi pelaksnaan tugas-tugas pengawasan pemilu.  

“Saya senang,  karena di saat-saat pasca pemilu sebenarnya saatnya kita merefleksikan apa yang telah  dilakukan, kelebihan apa dan kekurangan apa yang perlu diperbaiki dari Pemilu 2019,” kata Afifuddin. 

Hanya saja, kata Afif, di banyak Bawaslu di daerah-daerah harus dibarengi dengan persiaan Pilkada.  Hiruk pikuk Pilkada DKI tidak bisa disamakan dengan daerah lain.  Apalagi DKI ini provinsi tapi rasa Indonesia.  Pemilu di DKI tak hanya mengurusi DKI tapi juga mengurusi luar negeri. 

“Dalam konteks itu, apa yang dilaporkan teman-teman Bawaslu DKI  membuat jejak dokomentasi pengawasan dibukukan, ini adalah hal baik yang memang kita dorong untuk seluruh Bawaslu di daerah.  Bagaimana kita mendokumentasikan kerja kinerja kita ketika  mengawal  proses pemilu,” katanya. 

Afiif mengatakan, dokumentasi seperti ini   akan bisa dibuka kembali ketika kita sudah lupa apa yang pernah disampaikan secara lisan. “Jadi dokumentasi kinerja dalam bentuk buku ini penting untuk mengetahui proses-proses yang terjadi pada pemilu,” ujarnya. (lms)

Rocky Gerung: Cebong Bangkit di Musim Hujan

Sebelumnya

Pidato Politik SBY: Penciptaan Lapangan Kerja Makin Sulit Jika ...

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik