Golkar Makin Panas Jelang Munas
Bambang Soesatyo (kiri) dan Airlangga Hartarto
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tinggal 3  hari lagi. Jelang munas, atmosfir politik makin panas. Dua kubu terus bermanuver. Kubu Airlangga Hartarto ditengarai menggunakan beberapa menteri untuk menekan kader Golkar di daerah. 

Salah satu menteri yang ditengarai bermain adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) M Pratikno.  Kabarnya Pratikno menggunakan kekuasaannya lewat kepala daerah untuk menekan Golkar di daerah untuk memenangkan Airlangga Hartarto.

 Tengara itu dikemukakan  Juru Bicara Bambang Soesatyo, Syamsul Rizal,  bahwa ada beberapa  menteri ikut menekan pengurus daerah Golkar agar mendukung Airlangga. Mensesneg Pratikno, kata Syamsul, merupakan salah satu menteri yang ikut intervensi.

“Yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno, Mensesneg,” ujar Syamsul Rizal  mengulangi pernyataanya beberapa waktu lalu di Kantor Golkar, Slipi Jakarta Barat. 

Selain itu, Syamsul juga memberikan indikasi siapa saja menteri  lain yang ikut-ikutan menekan pengurus daerah Golkar agar memilih Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar 2019-2024. 

Kubu Bambang Soesatyo memahami persia mengapa pihak  calon incumbent seperti bermain kayu.  Menurut sejumlah kader Golkar, elektabilitas Airlangga menurun drastis. Kader-kader di daerah ingin ada perubahan kepemimpinan. 

Golkar menurut mereka mengalami grafik menurun dari pemilu ke pemilu. Keberhasilan parpol salah satu indikasinya adalah suara dan perolehan kursi. 

“Golkar terus mengalami penurunan, baik suara maupun kursi,” kata kader Golkar yang juga mantan anggota DPR RI 2014-2019  tanpa mau disebutkan namanya, kepada TILIK.id, Jumat malam. 

Pada kepemimpinan Airlangga Hartarto Golkar mengalami puncak penurunan. Sayangnya, rezim Airlangga ini ingin mempertahankan hegemoni kekuasaan sehingga melakukan berbagai cara untuk medapat dukungan.  Salah satunya menggunakan menteri menekan Golkar di daerah-daerah.

Merasa dituding main kasar,  Airlangga membantah.  Tudingan tersebut, kata dia,  tak berdasarkan fakta, sehingga tak perlu ditanggapi serius.

“Ya kalau itu Syamsul Rizal, ini tidak perlu ditanggapi,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

Airlangga mengatakan, selama ini persoalan yang terjadi di Golkar merupakan urusan internal partainya. Sehingga pihak luar tentunya tak bisa mencampuri persoalan itu.

“Itu tidak ditanggapi, ini kan urusan internal Golkar jadi tidak benar itu,” ujarnya.

Menteri Praktino juga membantah tudingan ini. Dia mengatakan dirinya tak ada kepentingan apa pun di Munas Golkar.  “Tidak ada urusan saya dengan partai,” katanya. 

Dia  juga membantah telah ikut menekan para pengurus DPD I dan DPD II Golkar melalui kepala daerah agar mendukung Airlangga.

“Yang milih siapa di Golkar itu? DPP kan. Aku enggak tahu siapa DPD,” ujarnya singkat. (lms)

Bambang Soesatyo Ingin Golkar Jadi Partai Penjuru Bangsa

Sebelumnya

Ini Pidato Lengkap Anies Baswedan di Kongres ke-2 Partai NasDem

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik