Lolos Piala Eropa 2020, Tony Kroos Akui Jerman Bukan Favorit
Tony Kroos (8) saat Jerman menang 4-0 atas Belarusia, Ahad dinihari tadi.
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta -  Meski lolos ke Piala Eropa 2020  setelah menghempaskan Belarusia 4-0, gelandang tim nasional Jerman Toni Kroos berterima kasih kepada penggemarnya.  

Kroos turut menyumbangkan dua gol dalam laga ketujuh kualifikasi Grup C di Stadion Borussia-Park, Moenchengladbach, Sabtu setempat (Minggu WIB), untuk memastikan kelolosan Der Panzer ke putaran final Piala Eropa 2020.

Toni Kroos mengakui tim nasional Jerman saat ini tidak difavoritkan menyongsong putaran final Piala Eropa 2020.

Menurut Kroos, ia dan rekan-rekannya masih kekurangan sedikit pengalaman namun perlahan mulai menemukan pola permainan yang efektif.

“Kami masih sedikit kekurangan dalam hal pengalaman, namun beberapa prosedur mulai berjalan dengan baik dan baik,” katanya dalam komentar purnalaga dalam laman resmi UEFA.

Namun Kroos menegaskan hal itu tidak berarti apapun ketika putaran final Piala Eropa 2020 mulai digelar di 12 kota di 12 negara berbeda di Benua Biru itu pada 12 Juni tahun depan.

“Saat ini saya tak akan menghitung kami sebagai salah satu tim favorit, namun itu tak berarti apapun,” ujarnya.

Timnas Jerman memang tengah melewati fase regenerasi yang berjalan tidak terlalu mulus setelah menjadi juara dunia pada 2014.

Keampuhan sentuhan Joachim Loew sebagai pelatih kepala masih tersisa ketika mengantarkan Jerman menjadi tim peringkat ketiga Piala Eropa 2016, namun dua tahun berselang dipermalukan sebagai juara bertahan Piala Dunia dan terhenti pada fase grup hanya dengan satu kemenangan.

Sesudahnya, dalam edisi inagurasi UEFA Nations League Jerman gagal memetik satu kemenangan pun dan menjadi juru kunci Grup 1 Liga A. Der Panzer harus rela turun kasta ke Liga B UEFA Nations League untuk musim 2020/2021.

Kini, perlahan tapi pasti Jerman mulai menuju ke arah tren positif termasuk dengan menduduki posisi puncak Grup C Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan menyisakan satu pertandingan kontra Irlandia Utara tiga hari ke depan.

Melawan Belarusia,  Matthias Ginter dan Leon Goretzka membuka keunggulan Jerman sebelum Toni Kroos melengkapi kemenangan Der Panzer lewat raupan dwigol yang dibukukannya.

Kemenangan itu membuat Jerman mengoleksi 18 poin dan menggusur Belanda (16) dari puncak klasemen lantaran pesaingnya itu hanya main imbang nirgol di Irlandia Utara (13), demikian catatan laman resmi UEFA.

Kendati demikian baik Jerman dan Belanda dipastikan menjadi dua tim dari Grup C yang mengamankan satu tiket ke putaran final Piala Eropa 2020, sedangkan Irlandia Utara dan Belarusia berkesempatan lolos lewat jalur playoff.

Empat menit sebelum babak pertama berakhir, Ginter membawa Jerman mengungguli Belarusia dengan melakukan tembakan memutar demi menyelesaikan umpan tarik kiriman Serge Gnabry.

Keunggulan itu digandakan Goretzka empat menit memasuki babak kedua dengan menyambar bola sepak pojok yang dikirimkan Kroos ke tepian kotak penalti. Ginter yang terlihat lebih dulu menyambut bola melakukan aksi tipuan demi memberikan kesempatan Goretzka melepaskan tembakan keras untuk membenamkan bola ke sudut kiri bawah gawang.

Kroos lantas menambah keunggulan Jerman pada menit ke-55 lewat tembakan melengkung yang tak memberikan kesempatan kiper Aleksandr Gutor melakukan penyelamatan.

Belarusia sempat memperoleh peluang untuk memperkecil ketertinggalan mereka ketika mendapat hadiah tendangan penalti ketika Pavel Nekhajchik dijatuhkan Robin Koch di dalam area terlarang pada menit ke-73.

Sayangnya, eksekusi penalti Igor Stasevich yang sudah dilakukan dengan baik dan terarah ke sudut kiri bawah gawang mendapati respon tak kalah gemilang dari kiper Manuel Neuer yang menebak arah bola dan menepisnya.

Kondisi kian buruk bagi Belarusia ketika Kroos mencetak gol keduanya dengan memperdaya penjaganya setelah menerima umpan sodoran dari Ilkay Guendogan sebelum menghujamkan bola ke sudut kanan bawah gawang pada menit ke-83 demi melengkapi kemenangan Jerman menjadi 4-0. 

Susunan Pemain:

Jerman (4-3-3): Manuel Neuer; Lukas Klostermann, Matthias Ginter, Robin Koch, Nico Schulz; Ilkay Guendogan, Joshua Kimmich, Toni Kroos; Leon Goretzka, Serge Gnabry (Gian-Luca Waldschmidt), Timo Werner (Julian Brandt)
Pelatih: Joachim Loew

Belarusia (4-4-2): Aleksandr Gutor; Sergey Matveychik, Aleksandr Martynovich, Nikita Naumov, Denis Polyakov; Yuri Kovalec (Maksim Skavysh), Ivan Maevski, Stanislav Dragun, Pavel Nekhajechik (Dmitri Bessmerty); Igor Stasevich, Denis Laptev (Vitali Lisakovich)
Pelatih: Mikhail Markhel.
(lms)

Ini Komentar Giorgio Chiellini atas Ballon d’Or 2019 buat Messi

Sebelumnya

Persija Menang di Ultah 91, Jakmania Pulang dengan Riang Gembira

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Sepakbola