Dikritik Majalah TEMPO, Anies Malah Berterima Kasih
Tanggapan Anies di Medsos
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Majalah TEMPO edisi 11 November 2019 mengulas tentang anggaran janggal DKI Jakarta di mana lem Aibon menjadi salah satu item dalam APBD. Tempo memasang cover Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seperti berenang dalan kaleng lem aibon dan berusaha keluar dari jeratan lem.
 
 Cover majalah TEMPO itu sudah beredar di Medsos sejak Sabtu.  Berbagai reaksi pun muncul di Twitter, Instagram dan facebook. 
 
 Yang menarik, Anies Baswedan yang menjadi sasaran kritik Tempo itu bukannya marah, atau menyerukan boikot  seperti para pendukung Jokowi saat TEMPO membuat karikatur Jokowi. Anies malah menyampaikan terimakasih kepada TEMPO.
 
 “Terima kasih Tempo telah jalankan tugasnya sbg pilar keempat demokrasi. Semoga perbaikan sistem yg sdg berjalan bisa segera kami tuntaskan. Terus awasi kami yg sdg bertugas di pemerintahan...,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun twitternya pagi ini, Minggu  (10/11/2019).

Anies juga menyentil karikatur diirnya di cover majalah TEMPO.

“Karikaturnya boleh juga. Kalau tidak begitu bukan Tempo namanya,” ujar Anies.

Apresiasi Anies itu pun akhirnya  meraih simpati jagad medsos. Netizen angkat jempol ke Anies dan disebur sebagai pemimpin hebat. 
 
 Dunggio menulis dengan judul “Pemimpin Hebat, Dikritik TEMPO dengan Karikatur, Anies Baswedan Sampaikan Terimakasih”. 

“Anies memang Pemimpin Hebat!!
jempolan bos. pejabat publik jangan tipis kuping. teruslah bekerja untuk kemakmuran rakyat!”  komen @narpatisuta.

“Hanya #Goodbener Anies Baswedan yang mampu tampil elegan. Tidak temperamental seperti Jokowi, Ahok, Ridwan Kamil, atau Risma,” ujar @mpuanon.

Tak hanya netiszen, publik figur seperti Ferry Mursyidan Baldan juga ikut komentar.   Dengan sebuah meme berlatarbelakang merah dengan warna tulisan hijau kuning dan putih, Ferry memberi jempol atas reaksi tenang Anies. 

“Indah dan menarik, karena orisinal dan kemurniannya akan menjadi energi harmoni yang memperkuat kohesivitas sosial dan wujudkan balancing,” tulis mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI ini. (lma)

Menteri ESDM Mengakui Banyak Proyek Energi Terbarukan Mangkrak

Sebelumnya

MENTERI AGAMA DIMINTA BELAJAR AGAMA

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional