MENTERI AGAMA DIMINTA BELAJAR AGAMA
Menteri Agama Fachrul Razi
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Menteri Agama RI  Fachrul Razi diminta untuk belajar agama lagi. Jangan sampai kebijakan-kebijakannya menjadi gaduh bangsa ini oleh isu-isu radikalisme yang terus dikenbangkan. 

Permintaan itu disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR   Ali Taher dalam rapat kerja komisi dengan Menteri Agama Fachrul Razi. 

Dalam Raker itu, Menteri Agama Fachrul Razi banyak mengumbar tentang radikalisme.  Paparan Menag itulah yang mendapat reaksi dari  Ali Taher.

“Jangan lagi muncul isu-isu radikalisme. Kalau tidak ada radikalisme, tak pernah ada (Raja) Namrud berjumpa dengan (Nabi) Ibrahim. Jika tidak ada radikalisme, (Nabi) Musa tidak akan bertemu Firaun. Jika tidak ada radikalisme, maka (Nabi) Muhammad tidak akan bertemu dengan Abu Lahab,” kata Ali Teher.

Ali  Taher mengatakan, radikalisme bisa dimanfaatkan untuk membangun peradaban.  Namun politisi PAN itu tidak setuju jika radikalisme digunakan dalam konteks politik.

“Kata radikalisme adalah akar dari sebuah persoalan teologis. Yang keliru adalah menggunakan radikalisme pada konteks politik yang menghancurkan agama,” kata Ali lagi.

Oleh  karena itu, tambahnya,  jika radikalisme digunakan untuk membangun peradaban dan melakukan perjumpaan peradaban itu akan lebih baik daripada menghancurkan agama dengan pendekatan politik.

Dia pun meminta Menag Fachrul belajar apa itu agama. Dia juga menjelaskan soal pengertian agama sesuai UUD 1945.

“Belajarlah tentang apa itu agama, Pak Menteri, dan apa itu faith, dan apa itu religion. Agama, Pasal 29 adalah organisasi, mengatur, buka faith, faith itu iman, jangan diganggu,” katanya.  (lms)

Dikritik Majalah TEMPO, Anies Malah Berterima Kasih

Sebelumnya

Menteri ESDM Mengakui Banyak Proyek Energi Terbarukan Mangkrak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional