Ustad Andes yang Bersahaja
Ustad Andes (tengah)
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Aksi sosial  Yayasan Masjid Baiturahman Ancol memang  jarang  terdengar. Tapi dua kepedulian ini 
cukup layak mendapat apresiasi.  Pertama bantuan ke Nenek Zur dan kedua kepedulian pada Ustad Andes.

Berikut kisahnya yang dikemas dalam dua catatan “Masjid Ancol dan Kisah Manusia. Pada bagian pertama tentang Nenek Zur, maka di bagian kedua kisah Ustad Andes. Berikut catatannya:

Ustadz Andes yang Bersahaja

Ustadz Andes    Adalah Seorang Guru ngaji yang mempunyai empat orang anak, tinggal di sebuah rumah kontrakan. Aktifitas kesehariannya di pagi hari mengantar anaknya  ke sekolah. Dia juga mengajar di  madrasah jam 3 sore, dan mulai aktifitas mengajar  mengaji anak-anak  bada  Ashar. Jumlah  murid mengaji saat ini berjumlah kurang lebih  52 anak.

    Penghasilan beliau untuk saat ini diperoleh dari Infaq mengaji  Anak – anak (Rp.30.000/anak) ditambah dari kafalah beliau mengajar di madrasah Manbaul Ulum beserta istrinya. Jika digabungkan penghasilan beliau berdua untuk mencukupi kebutuhan sehari–hari tentu sangat kurang.

    Kontribusi beliau di lingkungan tempat tinggal khususnya dalam bidang pembinaan keislaman anak–anak dirasa memberikan dampak positif oleh warga sekitar.  Dan salah satunya adalah putra-putri dari Bapak Rudi. Sehingga pada waktu ustadz Andes berpamitan untuk pindah ke rumah orang tuanya disebabkan ketidakmampuan beliau untuk membayar biaya kontrakan, mayoritas  orang tua santri sangat  menyayangkan. 
    
    Pada akhirnya orangtua santri berusaha untuk saling membantu dengan berbagai macam cara agar bisa meringankan beban ustadz Andes. Sampailah berita kondisi ustadz Andes di meja pengurus YBJA lewat perantara Bapak Rudi.

Setelah dilakukan survei dan pendalaman, alhamdulillah hari ini kami serahkan bantuan untuk pembayaran sewa kontrakan hingga akhir Desember 2019 mendatang.

Raut wajah haru terlihat dalam gambaran wajah ustadz Andes dengan mengatakan “Saya ucapkan terima kasih, semoga menjadi berkah untuk muzakki dan keluarganya”. 

“Inilah takdir Allah, dengan penuh kepasrahan saya berserah diri kepada Allah, saya ikuti alur hidup yang penting saya taat dalam beribadah, pertolongan-Nya nampak begitu cepat Allah berikan” tandas Ustadz Andes.

Saat terakhir kami berpamitan beliau kembali mengucap doa “Jazakumullahu khiran, semoga Seluruh Pengurus Yayasan, karyawan Ancol serta keluarganya diberikan kesehatan dan keberkahan, & Ancol makin berkah.

Kamipun tutup dengan doa.
Aamiin...

Bambang 
(Manajer Yayasan Baiturrahman Jaya Ancol)

Ini Kata Petinggi Ancol soal Desain Khas Mesjid Apung

Sebelumnya

Pesan JK dan Anies Saat Pemancangan Tiang Pertama Masjid Apung Ancol

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Jabodetabek