Setelah Liverpool Kalah, Ancelotti Mencandai Jurgen Klopp
Pelatih Napoli Carlo Ancelotti
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Juara Liga Champions musim lalu, Liverpool, tertunduk malu setelah kalah 0-2 dari Napoli. Ini adalah kekalahan yang sama di musim lalu. Usai kalah, pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mencandai pelatih The Reds Jurgen Klopp.

Carlo Ancelotti berusaha meyakinkan Jurgen Klopp bahwa Liverpool  akan memenangkan Liga Champions setelah kalah dari tim Serie A Italia. Ancelotti merujuk pada masim lalu ketika Liverpool kalah dari Napoli juga.

Ya Rabu dinihari tadi Napoli tampil  sebagai pemenang dalam pertandingan pembuka Liga Champions mereka. Tim dari Italia itu mengalahkan Liverpool berkat gol dari Dries Mertens dan Fernando Llorente.

 Gol pertama dilesakkan dari titik penalti yang kontroversial itu oleh Martens di menit ke-82. Kemudian Llorente menggandakan keunggulan di masa injury time. 

 Itu adalah musim kedua berturut-turut Liverpool kalah dari Napoli di babak penyisihan grup setelah kehilangan 1-0 mereka dalam pertandingan yang sama musim lalu.

 “Saya mengatakan kepadanya untuk tidak khawatir, karena jika dia kalah di sini, dia cenderung maju dan memenangkan Liga Champions. Saya meyakinkan dia,” kata Ancelotti kepada Sky Sport Italia.

 “Selalu sulit melawan Liverpool, dari menit pertama hingga terakhir. Kami harus mengorbankan diri, tetapi tanpa kehilangan identitas kami,” kata Ancelotti.

 “Kami berusaha terlalu keras untuk memainkannya dari belakang dan kehilangan beberapa bola berbahaya, sementara mereka agresif dalam menekan.

 “Pertandingan selalu dalam keseimbangan, tetapi saya sangat menghargai cara kami bertahan dengan dasar-dasar ketika masih 0-0, dan itulah yang memungkinkan kami  memiliki peluang yang terlambat.”

 Dikatakan, dirinya  ingin melihat tim yang percaya pada diri mereka sendiri dan kualitas mereka. Ancelotti mengaku sangat menyukai cara timnya  bermain ketika tidak memegang kendali. 
 
 “Llorente membantu, para pemain lelah dan gol pertama berasal dari bola panjang,” ujarnya. 
 
 Dia mengatakan pihaknya  membawa pemain-pemain penting yang meningkatkan level kualitas skuad dan memiliki karakteristik berbeda dengan sebelumnya.
 
 “Saya harus membuat mereka tetap termotivasi dan itu tidak mudah, terutama ketika UEFA masih memiliki aturan yang bisa mengirim pemain ke tribun,” bebernya. (lms)

Schweinsteiger akan Dikenang sebagai Salah Satu Pemain Terhebat Jerman

Sebelumnya

Manchester United Makin Terpuruk

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Sepakbola