Sudah Bungkam, 8 Mantan Aktivis  Anti Korupsi Dapat Sindiran ICW
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Sedikitnya 8 mantan pegiat antikorupsi yang masuk dalam jajaran pemerintahan dituding  bungkam ketika Presiden Jokowi menyetujui revisi UU KPK.  Kedelapan mantan aktivis antikorupsi itu mendapat kritikan dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

Dalam akun instagram resmi ICW, @sahabatICW, kedelapan orang itu dianggap hilang. Mereka tidak lagi bisa berteriak antikorupsi karena sudah masuk lingkaran istana.  

Dengan posisi mereka saat ini, kata ICW, seharusnya mereka lebih bisa mengambil peran ketika upaya pelemahan KPK saat ini terjadi dengan begitu masifnya. 

“Dalam konteks pelemahan KPK hari ini, sebenarnya kami mempertanyakan di mana orang orang yang dulu sering menyuarakan antikorupsi itu,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, Kamis, 12 September 2019. 

Pada akun medsosnya itu, ICW mengunggah tulisan beserta foto beberapa aktivis antikorupsi yang sekarang menjadi anak buah Presiden Jokowi.

“Mohon bantuan teman-teman @kontras_update untuk menemukan para senior yang terhormat ini, karena mereka telah pergi tanpa pesan di tengah kegentingan kerja-kerja pemberantasan korupsi dan penegakan hak asasi manusia,” tulis akun ICW pada Kamis, 12 September 2019. 

ICW pun mengunggah 8 foto para tokoh antikorupsi dan HAM. Di masing-masing foto, organisasi ini menyertakan tulisan yang cukup menohok.  

Delapan tokoh itu adalah Koordinator Staff Khusus Presiden Teten Masduki;  Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden Ifdhal Kasim; Komisaris Utama  PT Adhi Karya Fadjroel Rachman; dan Anggota Dewan Komisaris Pertamina  Alexander Lay. 
 
Kemudian Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani; Komisaris Utama Bank BRI Andrinof Chaniago; dan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan. 

ICW juga mengunggah foto Johan Budi, mantan juru bicara Presiden yang sekarang menjadi anggota DPR dari PDIP. Untuk Johan ICW menulis “Hilang sejak masuk perut banteng.”  (lms)

Mahasiswa Demo DPR Sampai Malam

Sebelumnya

PHE Update Berkala Penanganan Insiden Sumur YYA

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional