Penonton Mengeluh, Event Tertinggi Sepakbola Dunia Tak Pakai Papan Skor
Layar lebar SU BGK tidak berfungsi
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta —  Ada yang tak lazim dari pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia dan Malaysia di Stadion Utama Bung Karno (GBK) Kamis malam. Penonton seperti kehilangan panduan jalannya laga. 

Ya, dalam pertandingan itu, scoring board tidak difungsikan. Tidak ada catatan waktu. Tidak ada skor pertandingan. Penonton tambah mengeluh, karena pertandingan sempat dihentikan akibat ulah suporter. 

Di event internasional  seperti Piala Dunia ini, walau masih kualifikasi, adalah pertandingan bergengsi.  Tapi sayangnya, tidak ada papan skor atau displayed scoring.  Demikian keluhan banyak penonton.

“Jangankan pertandingan bergengsi ini, pertandingan antar club saja wajib ada papan skornya. Lha ini kok, stadion megah, baru saja direnovasi total, tapi displaynya tidak berfungsi,” kata Wahab Hasan, penonton dari Cibubur. 

Pantauan TILIK.id dari kursi tribun media, memang dua layar lebar sebagai display partandingan tidak menyala.  Jam analog yang menempel di layar lebar itu juga tidak bercahaya. Akibatnya penonton hanya mendapatkan informasi lewat anouncer GBK. 

Informasi tambahan waktu hanya didapat dari asisten wasit di pinggir lapangan. Sebuah papan digital dengan cahaya merah menginformasikan added time 2 menit menjelang babak pertama usai.

Penonton tidak tau siapa pencetak gol dari masing-masing tim. Informasi hanya didapat  lewat pengeras suara.  Info-info nama dan nomor punggung pemain diumumkan lewat pengeras suara.

“Jadi aneh, event tertinggi sepakbola dunia hanya menerima informasi lewat pengeras suara. Mana pertandingan sempat terhenti lagi,” kata Wisnu, penonton lain. 

Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ferry Mursyidan Baldan yang menyaksikan dari tribun VIP juga sampat  bertanya tidak adanya papan informasi itu. 

“Piala dunia itu adalah jenjang tertinggi sepakbola.  Walau masih kualifikasi, tapi ini event  piala dunia. Jadi sungguh sayang kalau ada pertandingan FIFA World Cup seperti ini tidak ada papan displaynya,” ujar Ferry Mursyidan Baldan. 

Namun Ferry berharap pada laga-laga berikutnya dirinya bisa menyaksikan pertandingan internasional  dengan segala kelengkapan stadion mewah kebanggan Indonesia ini. 

Dalam pertandingan Indonesia vs Malaysia, tuan rumah  harus mengakui keunggulan Malaysia. Anak asuh Simon Mc Menemy itu tumbang 2-3. 

Indonesia  dua kali unggul pada babak pertama dengan skor 2-1. Dua gol dipersembahkan pemain naturaliasi Alberto Goncalves, namun dibalas  oleh Mohamadou Sumareh.

 Usai turun minum, Malaysia mampu menyeimbangkan permainan lewat gol Muhamad Syafiq Ahmad. Sumareh menjadi pahlawan tim tamu dengan golnya di menit-menit akhir.

Dengan hasil ini, Indonesia berada di urutan terbawah klasemen sementara Grup G tanpa poin. Sedangkan Malaysia di posisi pertama usai mengantongi tiga poin, unggul dua poin dari Vietnam dan Thailand.

Di matchday 2, Indonesia akan menjamu Thailand di GBK pada 10 September 2019. (lma)

Setelah Liverpool Kalah, Ancelotti Mencandai Jurgen Klopp

Sebelumnya

Liverpool Gasak Newcastle, MU dan Chelsea Juga Menang

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Sepakbola