Menteri PPN Bappenas Bawa Konsep  Ibu Kota Baru ke Rakornas II KAHMI
Pembukaan Rakornas II KAHMI di Balikpapan, Jumat pagi (30/8/2019).
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas II)  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)  digelar di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (30/8/2019). 

Ada 800-an peserta dari pengurus wilayah dan daerah seluruh Indonesia hadir pada tapat enam bulanan tersebut.

Selain peserta, hadir pula tokoh nasional, pejabat daerah dan publik figur,  antara lain  Akbar Tandjung,  Gubernur Kaltim Isran Noor, dan  Menteri PPN/Kepala  Bappenas  RI Bambang Brodjonegoro.

Bambang Brodjonegoro hadir untuk sesi seminar yang diagendakan di sela-sela Rakornas. Pada sesi seminar, Menteri PPN/Kepala Bappenas ini membawa konsep  pemindahan ibu kota baru RI.

Yang menarik dari pemaparan Bambang Brodjonegoro adalah bahwa Jakarta bukanlah representasi identitas bangsa sebagaimana yang dipahami publik. Pandangan bahwa Jakarta adalah representasi identitas bangsa mengacu pada historis Jakarta seperti misalnya sebagai tempat lahirnya sumpah pemuda, proklamasi, dan pembebasan Batavia dari Portugis.

Namun Bambang mengatakan, bahwa Batavia dipilih dan dibangun oleh Dutch East India Company (VOC) sebagai kota pelabuhan untuk perdagangan hasil pertanian dan perkebunan (spices).

“VOC menetapkan Batavia sebagai pusat administrasi pemerintahan. Jadi Batavia merupakan representasi kepentingan Belanda, bukan kepentingan rakyat Indonesia,” kata Menteri Bambang. 

 Bambang mengatakan, Indonesia memerlukan ibu kota yang merepresentasikan  identitas  dan persatuan bangsa dalam kerangka nation  and state building  dan merekatkan kebhinnekaan Indonesia. 
 
 “Hal tersebut telah disadari oleh presiden terdahulu.  Pada tahun 1957 Presiden Soekarno merencanakan Palangkaraya sabagai ibu kota baru RI. Kemudian pada tahun 1980 Presiden Soeharto menyebut Jonggol. Tahun 2010 Presiden SBY juga menyebut Jonggol atau Palangkaraya untuk ibu kota baru.  Pada 2017 Presiden Jokowi akhirnya merencanakan kepindahan ibu kota di tengah-tengah wilayah Indonesia dan di luar Pulau Jawa,” beber Bambang.
 
 Usai pemaparan dari Bambang  Brodjonegoro dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hari kedua  Rakornas besok, Sabtu (31/8/2019), mengambil topik “Mewujudkan Kedaulatan Energi dan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat”.  Sebagai keynote speech adalah Ketua DPR Bambang Soesatyp.(lms)

Mahasiswa Demo DPR Sampai Malam

Sebelumnya

PHE Update Berkala Penanganan Insiden Sumur YYA

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional