Jakarta Melayu Fesival Memberikan Kesan yang Tak Terlupakan
Panggung, sound sistem, lighting, dan display Ancol 9th Jakarta Melayu Festival Sabtu malam 17 Agustus 2019.
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta —  Tak hanya  Erie Suzan, Takaeda, Maya KDI, Nong Niken, dan Chandra yang mengaku mengapresiasi Jakatta Melayu Festival (JMF) tapi juga penyanyi Irsya dan Yofie DKI. Apa pendapat penyanyi yang tampil apik di  Ancol 9th JMF pada  Sabtu malam 17 Agustus 2019 itu?

Berikut testimomoni Irsy D’Academy dan Yofie KDI saat pembubaran grup panitia Jakarta Melayu Festival ke-9 Ancol itu malam in.

IRSYA D’ACADEMY 

Mendengar kata “Jakarta Melayu Festival” untuk pertama kalinya di tahun 2017 diajakin kal Erie Suzan. Cinta banget sama Melayu. Bangga sama Melayu. Dibesarkan dari keluarga yang multikultur (China-Batak-Melayu) membuat saya semakin cinta sama Melayu yang menyatukan lintas budaya ini.  Mengawali karir dengan membawa lagu Melayu. 

Suatu hari bermimpi bisa punya  kesempatan menyanyikan lagu Melayu di panggung yang besar. Mungkin jawaban dari 10th yang lalu adalah saat ini. Dan akhirnya dipertemukan dengan Jakarta Melayu Festival.  

Buat irsya, JMF bukan hanya sekedar mengekspresikan diri dan kepuasan batin semata, tapi sudah menjadi wadah bagi hati yang merindukan indahnya irama, syahdunya nasehat, dan merdunya persahabatan. Semua jadi berubah ketika banyaknya keluh kesah menghadapi penatnya dunia. Lalu JMF hadir dengan identitasnya mengingatkan diri “sini santai sejenak dengarkan aku”. 

Terimakasih untuk lemah lembut dan santunnya nada-nada  yang memukau membuat aku, kamu, kita semua-siapapun dia-tahu bahwa Jakarta Melayu Fesival memberikan kesan yang tak terlupakan dengan pesan ysmg tertanam di setiap konsernya. 

Semoga ditahun berikutnya identitas ini tidak pernah pudar dimakan waktu tapi justru semakin dicinta bukan hanya untuk generasi dulu tapi juga generasi yang akan datang. Hidup Melayu , Takkan Melayu Hilang di Bumi..
Salam Irsya

YOFIE  KDI 

Jika ditanya Melayu saya sangat tidak asing, karena saya lahir dari keluarga Melayu Sumatra Selatan. Tahun 2017 saya sudah mendengar Jakarta Melayu Festival   dan  sudah melihat sekilas.  Berandai-andai  jika bisa bergabung bersama orang-orang hebat dan  memiliki pengetahuan Melayu yang pastinya lebih baik dari pada saya. Tetapi belum   tau harus bertanya kepada siapa? Dan harus kemana ?? 

Alhamdulillah melalui Bang @⁨Ade Fauzi⁩ ketika di ajak bergabung di JMF 2019 saya langsung berkata iya,  saya mau, tanpa berfikir panjang. Langsung ketemu Bang Ade di anjungan Sumut  lalu Bang ade telepon   ami @⁨Geisz Chalifah⁩ di hadapan saya awal mula perkenalan saya dengan  ami Geizs adalah melalui Bang Ade.  Hari itu juga  diinvite ke group JMF.  Dalam hatiku berkata Alhamdulillah. Mohon maaf Bang Ade pulsanya pun belumm aku ganti ya bang.

Besoknya saya ke kantor Tebet bertemu Bpak @⁨Geisz Chalifah⁩ berbincang panjang lebar mendengar kan arahan, keinginan serta harapan beliau dengan adanya Jakarta Melayu  Festival ini. Tak bisa saya pungkiri saya bahagia dan  senang diajak bergabung di JMF 2018 karena saya mendpatkan ilmu lagi tentang Melayu dan pastinya keluarga baru di JMF.

Saya mulai mendengarkan lagu-lagu Melayu lawas yang bahkan saya tidak tahu itu tahun kapan dan ahirnya sekarang sedikit tidaknya saya menjadi tau Melayu itu adalah sebuah keberagaman yang ada di Indonesia yang mampu menyatukan berbagai macam suku sperti yang ada di keluarga JMF.  Tak’kan Melayu hilang di bumi.

Yang orang tau Melayu adalah musik lawas dan  terkesan tua,  namun bagi saya Melayu adalah sebuah dasar bentuk keberagaman yang ada sebelum terlahirnya sebuah musik dangdut yang prosesnya melalui musik Melayu.

Semoga Melayu akan terus berkembang mengikuti zaman yang sduah milenial ini. Semoga dengan diikut sertakannya kaum muda semakin mebangkitkan lagi semangat anak-anak muda untuk tidak melupakan Melayu dan  ikut serta dalam melestarikan musik Melayu di Indonesia tercinta ini. 

Sampai detik ini pun saya merasa masih belum cukup ilmuku tentang Melayu dan akan terus belajar dan mendalami musik-musik lagu-lagu Melayu.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih Bang @⁨Ade Fauzi⁩ yang sudah mengajukan saye kepada ami @⁨Geisz Chalifah⁩ untuk bergabung dI JMF 2019. Thx’ u somuch juga  ami dan keluarga besar JMF sudah menerima kehadiran saya  dengan penuh kehangatan keluarga.  Terim kasih Jakarta Melayu Festival 2019 Salam Melayu. (lms)

Konser Anak Rusun Segera Digelar

Sebelumnya

Saksikan Pentas Musik Klasik di Area Terbuka Monas Malam Ini, Gratis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA