Penanganan Sumur YYA-1, Pengeboran Relief Well Tembus 1.947 Meter
Penanganan Oil Spill di sumur YY-1
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta —  Upaya maksimal menutup sumur YYA-1 di Laut Utara Jawa, terus dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ). Saat ini pengeboran relief well YYA-1RW, telah menembus kedalaman 6.390 feet atau 1.947 meter atau dari target 9.000 feet atau 2.765 meter. 

VP Relations Pertamina Hulu Energi (PHE) , Ifki Sukarya menyampaikan, “Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1RW ini, sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur agar tidak lagi menumpahkan minyak,” ujar Ifki Sukarya. 

BACA JUGA: PHE ONWJ Pasang Oil Boom Sepanjang Lebih dari 5 Kilometer

Menurut Ifki, pengeboran sumur yang dibor secara miring ini membutuhkan akurasi tinggi karena harus mencari dan menemukan lubang sumur YYA-1. Setelahnya, baru dipompakan lumpur berat ke dalam sumur baru dengan tujuan mematikan sumur YYA-1. 

PHE ONWJ memakai perusahaan well control kelas dunia untuk mematikan sumur YYA-1 itu yakni Boots & Coots. Perusahaan asal AS itu telah berpengalaman dan terbukti menghentikan insiden serupa sumur YYA-1, dengan skala jauh lebih besar di Teluk Meksiko. 

“Nanti, setelah sumur YYA-1 dinyatakan mati akan dilakukan monitoring selama 24 jam penuh sebelum dilanjutkan ke proses plug and abandon atau penutupan sumur secara permanen,” tegas Ifki. 

BACA JUGA: PHE ONWJ Isolasi Penuh Oil Spill Sekitar Anjungan

Selain itu, strategi berlapis untuk menahan tumpahan minyak sumur YYA-1 dilakukan agar tidak meluas ke perairan terus dilakukan. Di offshore, dioperasikan tandon fluida, static dan movable oil boom dengan total panjang 6.600 meter serta pengoperasian 5 unit oil skimmer untuk menyedot minyak yang telah terlokalisir serta penyiagaan 46 kapal. 

Sedangkan di onshore, telah dipasang oil boom dengan total panjang 6.825 meter yang tersebar di 8 titik di Pesisir Karawang dan Kepulauan Seribu. (lme)

KAHMI Rayon Unhas Terbentuk, Sekjen: Untuk Tingkatkan Peran Kontributif

Sebelumnya

Virus Corona Makin Menular di Kapal Pesiar Diamond Princess

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News