Penonton 9th Jakarta Melayu Festival Ancol Capai 12.164 Orang
Geisz Chalifah
KOMENTAR

Oleh: Geisz Chalifah

PAGELARAN  9th Jakarta Melayu Festival yang digelar di Ancol Beach City Taman Impian Jaya Ancol pada Sabtu malam Alhamdulillah sukses dan lancar.  

Menurut data pihak ABC Mall pengunjung yang memasuki arena Konser Jakarta Melayu Festival (JMF) di jam acara tersebut tercatat 12,164 Orang. (Dua belas ribu seratus enam puluh empat.) 

Pagelaran bertema Merengkuh Keadilan itu  dimulai tepat jam 20.00 malam, dengan penampilan pertama Tom Salmin membawakan lagu berjudul Merengkuh Keadilan  (Lagu Untuk Pemimpin Manusia.). Diakhiri penampilan Tony Q Rastafara. 

Di tengah Acara yang merupakan puncak dari acara itu adalah kehadiran orang nomor satu DKI Jakarta memberikan Pidato Kebangsaan. 

Acara Jakarta Melayu Festival yang selalunya sarat muatan Pesan-pesan kebangsaan dari tahun ke tahun.

Melayu Menyatukan Negeri, Berdamai Dengan Bumi, Daulat Negeri, Jakarta Maju Bersama,  Merengkuh Keadilan, dll. 
Adalah beberapa tema yang dijadikan pesan pada setiap acara tersebut diselenggarakan. 

Penyelengara dari acara ini memang digagas oleh para aktifis, oleh karena itu tak heran bila JMF selalu bermuara pada ideologis berupa pesan kemanusiaan dan kebangsaan. 

Para artis yang dihadirkan mendapat pencerahan sebelum tampil di acara ini, tentang apa itu Jakarta Melayu Festival. 

Tentang visi dan misinya yang merupakan gerakan kebangsaan menjadikan melayu sebagai identitas nasional dan keadilan sosial pada semua anak bangsa. 

Erie Suzan, Nong Niken, Sulis,  Shena Malsiana, Darmansyah yang tampil di tahun-tahun sebelumnya,  kali ini terlibat menjadi penyelenggara acara. Demikianlah JMF yang selalu menjadi ruang keluarga besar bagi semua yang telah terlibat didalamnya. Ada idealisme yang diperjuangkan secara bersama. 

Konser 9th Jakarta Melayu Festival semakin mengkokohkan diri bahwa, teriakan anak bangsa tidak selalunya lewat jalanan, tidak selalunya lewat amuk massa tapi pesan itu bisa tersampaikan lewat jalur pagelaran budaya. 

Pemimpin Jakarta Gubernur Anies Baswedan, peka terhadap aspirasi warganya, responsif terhadap pesan yang disampaikan kepadanya. 

Sang Gubernur menyatakan dengan sejelas-jelasnya dengan setegas - tegasnya, dia tak akan menjual satu sentimeterpun tanah di republik ini kepada siapapun. Dia tak akan menukarkan jabatan yang disandangnya dengan rupiah, dan semua kebijakannya akan selalu berlandaskan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta.

Sebuah malam yang indah. Ada janji yang diucapkan dan sedang ditunaikan. 

Ada warga yang berbahagia mendapat pemimpin yang layak dititipkan harapan. 

Maju Kotanya Bahagia Warganya.

Siapa Bilang Presiden Jokowi Tidak Punya Uang?

Sebelumnya

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Gelitik