Rakornas KAHMI Akan Beri Atensi pada Pembangunan Ekonomi Berkeadilan
Gubernur Kaltim Isran Noor (baju putih, tengah) dan Sekjen KAHMI Manimbang Kahariady (keenam dari kanan) usai Audiensi di Balikpapan, Kamis (15/8/2019).
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Rakornas Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) akan digelar pada 30 Agustus sampai 1 September 2019 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Rakornas II akan dihadiri 850 peserta dari KAHMI daerah dan wilayah seluruh Indonesia. Juga akan dihadiri ratusan pengurus Forum Alumni HMI Wati atau FORHATI seluruh Indonesia.

Rakornas II MN KAHMI menetapkan thema  Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi Untuk Kesejahteraan rakyat. Rakornas ditempatkan  di Gran Senyiur Balikpapan. 

BACA JUGA: Menyahuti Kondisi Terkini Usai Pemilu, KAHMI Keluarkan Pernyataan

Selain rapat koordinasi, MN KAHMI juga akan memberikan atensi  dan porsi perhatian yang besar terhadap  masalah pembangunan ekonomi berkeadilan,  untuk mewujudkan  kesejahteraan rakyat. 

Terkait itu, Sekjen MN KAHMI Drs Manimbang Kahariady menjelaskan, alokasi waktu akan diatur lebih banyak pembahasan masalah ekonomii, agar dapat dirumuskan rekomendasi yang lebih komprehensif. 

“Masalah pembangunan ekonomi harus menjadi perhatian serius dari para anggota dan pimpinan KAHMI di semua jenjanf kepengurusan di seluruh Indonesia, agar terdorong kreativitas dan inovasi, untuk   membangun kemitraan strategis, agar potensi ekonomi di daerah masing-masing dapat digerakkan secara Manimbang usai audiensi dengan Gubernur Kaltim, Dr Ir Isran Noor, Kamis 15 Agustus di Samarinda.

BACA JUGA: Ini Pernyataan KAHMI atas Tragedi Kemanusiaan 21-22 Mei

Ikut serta dalam audiensi antara lain  Bendum MN KAHMI  Dr Ir M Nasir Biasane, Ketua Majelis KAHMI Kaltim Mursidi Muslim, Ketua Majelis Daerah KAHMI Balikpapan Drs. Madhar Muchyar MSI, Ketua Panitia Rakornas Sabaruddin SE  MM, dan bbrp SC dan OC.

Manimbang mengatakan,  tensi politik kita turunkan dulu setelah selesai agenda Pemilu dengan   cara memberikan atensi besar pada masalah ekonomi, agar peran kontributif KAHMI dapat dilakukan secara optimal. 

BACA JUGA: Sekjen KAHM: Perpindahan Ibu Kota Hendaknya Mengubah Mindset dari Jawa Sentris ke Indoneia Sentris

Peran-peran kontributif KAHMI akan diupayakan di antaranya advokasi kebijakan, evaluasi terhadap berbagai regulasi yang menghambat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi, Serta mendorong lahirnya politocal will dari para penentu kebijakan baik pusat dan daerah segala bentuk kesenjangan antara pusat dan daerah dan antar kawasan di daerah.

 “Hal ini hanya bisa terwujud bila penyelenggaraan pemerintahan baik di pusat maupun di daerah  memaknai eksistensi pemerintahan sebagai satu kesatuan visi dan orientasi untuk mensejahterakan rakyat “ ujarnya. (lms)

Cerita Perayaan HUT RI dengan Gowes Bareng di Lereng Ciremai

Sebelumnya

Di Bawah Laut Ternate, Pertamina Kibarkan Merah Putih

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional