Ini Wujud Inovasi Daging Qurban dari Gubernur Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan kemasan daging qurban
KOMENTAR

TILIK.id, Jakarta — Luar biasa apresiasi warga Jakarta tehadap inovasi daging hewan qurban yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta.  Kalau selama ini pembagian daging qurban itu dilakukan secara langsung kepada yang berhak, maka inovasi Gubernur Anies Baswedan ini justru tidak lagi secara langsung. Kenapa?

Ya, karena cara seperti itu tidak praktis. Warga diberi daging lalu mengolah sendiri, memasak sendiri, menyiapkan  bumbu sendiri, dan lain. Warga yang tidak siap memasak dan menyiapkan bahan-bahannya tentu akan ribut, bahkan akan kesulitan. 

Nah, bagaimana dengan inovasi baru ini? Gubernur Anies Baswedan menjelaskan langsung setelah menandatangani program Dapur Qurban dengan sejumlah hotel dan Hotel dan lembaga. 

Kerjasama itu diteken pada Jumat kemarin di Balaikota DKI bersama mitra program. Dari kalangan hotel antara lain Hotel  Dharmawangsa, Borobudur, Shangrila, Aston Pluit, dan Grand Cempaka.

Sedangkan lembaga yang ikut meneken MoU dengan Pemprov adalah APKEPI, ACT, Rumah Zakat, Baznas Baziz DKI, ANTEVE dan disupport juga oleh PKK dan KORPRI DKI Jakarta. 

Seperti apa inovasi itu? Anies Baswedan mengatakan, program Dapur Qurban tahun 2019 ini dikhususkan bagi masyarakat di perkampungan padat penduduk dan masyarakat tidak mampu lainnya.

“Menebar keberkahan dan membahagiakan sesama, adalah tema dari Dapur Qurban tahun 2019 ini,” kata Anies usai menandatangani MoU dengan pihak hotel dan lembaga. 

Yang istimewa pada penyelenggaraan dapur qurban tahun ini, yakni nantinya hidangan daging olahan bergizi siap santap akan diolah oleh para Chef Hotel Bintang 5 serta prosesnya mengikuti standar yang ditentukan oleh Asosiasi Profesi Kemanan Pangan Indonesia.

“Biasanya chef-chef ini hasil racikannya tidak diragukan nikmatnya dan mungkin hanya dinikmati kalangan atas. Namun kini, racikan dari chef hotel berbintang akan bisa dirasakan saudara-saudara kita yang kondisi sosial ekonominya di bawah,” ujar Anies. 

Jadi masyarakat penerima daging qurban tinggal menyantap, tidak perlu lagi repot-repot mencari bumbu, mengolah dan memasaknya. Warga tinggal menerima paket siap saji yang dikemas dengan higienies. 

“Kamj mengapresiasi mitra kerjasama yang berpartisipasi dalam Dapur Qurban tahun ini yakni Hotel Dharmawangsa, Borobudur, Shangrila, Aston Pluit, Grand Cempaka, APKEPI, ACT, Rumah Zakat, Baznas Baziz DKI, ANTEVE dan di support juga oleh PKK dan KORPRI,” kata Anies. (lms)

Lima Unit Kerja Pemprov DKI Dapat Anugerah Wilayah Bebas dari Korupsi

Sebelumnya

Ini Rencana Anies Revitalisasi Trotoar di DKI Jakarta

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Jabodetabek