Megawati Ketua Umum PDIP Lagi, Dikukuhkan di Sidang Pertama Kongres
Megawati menyambut Prabowo di acara Pembukaan Kongres V PDIP di Denpasar Bali.
KOMENTAR

TILIK.id,  Denpasar — Tidak ada pergantian ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).  Kongres V di Denpasar Bali kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Uniknya, pengukuhan itu dilakukan pada sidang tertutup hari pertama kongres.

Pengukuhan Mega sebagai ketua umum sudah diprediksi sebelumnya. Bahkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ahmad Basarah sudah menyatakan kongres akan tetap memilih Megawati sebagai ketua umum lagi. 

Hari pertama Kongres V Bali yang dihadiri Prabowo Subianto itu hanya mengukuhkan. Sebab pada konsolidasi PDIP yang dilakukan di seluruh cabang, daerah, dan wilayah sudah sepakat menunjuk Megawati sebagai ketua umum. Demikian juga pada Rakornas yang lalu sepakat memilih Megawati. 

Dalam konferensi pers seusai pengukuhannya  sebagai Ketua Umum PDIP,  Megawati menjelaskan kepada media ihwal pengukuhan yang berlangsung tertutup tersebut.

“Sebelumnya saya minta maaf karena telah dikonfirmasikan tadinya, bahwa kalau saya dikukuhkan itu akan menjadi sidang terbuka. Tapi ternyata tadi begitu cepatnya,” kata Megawati.

Megawati mengatakan sejatinya secara normal sebelum DPP partai demisioner harus dibacakan pertanggungjawaban terlebih dulu.

Namun pada sidang tertutup itu disepakati bahwa pertanggungjawaban tidak perlu dibacakan, dan seluruh utusan kongres yang terdiri dari perwakilan DPD dan DPC PDIP di seluruh Indonesia, semua menyampaikan dapat menerima pengukuhan Megawati sebagai ketua umum secara aklamasi.

“Itu semua berjalan cepat, maka kelihatannya agak terabaikan untuk membuka sidang, karena nanti harus break dulu, baru lalu pengukuhan,” jelas Megawati.

BACA JUGA: Kongres PDIP Dipercepat, Diusulkan Ada Jabatan Ketua Harian

Dia mengatakan pada Rakornas PDIP di Jakarta, 34 DPD dan seluruh DPC telah menyampaikan usulan untuk meminta dirinya kembali menjabat sebagai ketua umum.

“Maka tadi disampaikan di dalam pandangan umum yang dilakukan DPD dan DPC sebagai utusan dalam kongres bahwa semuanya menghendaki secara aklamasi saya diangkat lagi sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024. Itu saya kira kronologis persidangan pada malam hari ini,” kata Mega.

Oleh sebab itu, kata Mega, kongres partai  hari kedua Jumat (9/8) akan langsung masuk kepada pembahasan komisi-komisi. Sedangkan untuk pembentukan struktur DPP partai, Megawati selaku ketua umum diberikan hak prerogratif untuk menyusun strukturnya nanti.

“Begitulah yang ingin saya klarifikasi dan sekali lagi saya mohon maaf, tidak ada maksud tertentu. Hanya karena mungkin peserta rapel dari pagi sampai malam, tentu ada rasa lelah (sehingga pengukuhan berlangsung cepat dan tertutup),” jelas Megawati.

Adapun dalam video pengukuhan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP 2019-2024 yang diterima media, Megawati tampak membacakan lima janji jabatan sebagai berikut:

Janji Jabatan

1. Bahwa saya untuk diangkat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan masa bhakti 2019-2024 akan setia dan taat sepenuhnya kepada:
a. Pancasila dan UUD 1945
b. AD/ART PDI Perjuangan
c. PIagam dan program perjuangan PDI Perjuangan dan segala ketentuan partai yang berlaku.

2. Bahwa saya akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat dan disiplin partai, serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai, keberhasilan program perjuangan partai dari pada kepentingan pribadi.

3. Bahwa saya akan memegang rahasia partai yang menurut sifatnya harus saya rahasiakan.

4. Bahwa saya akan berusaha menyelesaikan segala permasalahan partai dengan asas kekeluargaan.

5. Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, adil, rajin dan bersemangat dan mengutamakan untuk kepentingan partai, negara dan bangsa. (lma)

Tulisan Mochamad Toha Kembali Viral dan Jadi Polemik

Sebelumnya

Ini Kisah Tiga Bersaudara Merebut Tiga Kursi DPRD Banten

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik