Parpol Belum Maksimal Jalankan Pendidikan Politik
Martin Hutabarat (kiri) dan Rambe Kamarul Zaman pada FGD di Palembang.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Partai politik memiliki kedudukan penting dalam konstitusi, yaitu  menjalankan fungsi pendidikan politik. Namu sayangnya, fungsi itu  belum dijalankan secara maksimal untuk internal partai maupun kepada masyarakat.

Demikian dikemukakan     Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Martin Hutabarat dalam keterangan tertulis yang diterima TILIK.ID, Ahad (21/7/219).

“Ini terlihat dari pencalonan kepala daerah bukan kader terbaik parpol, bahkan mengambil kader parpol lain,” katanya.

Pernyataan tersebut juga disampaikan  Martin dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Partai Politik dan Pendidikan Politik” di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu. 

Dalam diskusi itu, hadir Ketua Badan Pengkajian MPR Dr. Delis Julkarson Hehi dan  Rambe Kamarul Zaman.

Martin mengatakan, parpol memiliki tiga fungsi, yaitu menyiapkan kader untuk kepemimpinan nasional baik di legislatif maupun eksekutif, menyalurkan aspirasi masyarakat, dan melakukan pendidikan politik.

Pendidikan politik kepada masyarakat, menurut dia adalah mendorong masyarakat berpartisipasi dalam politik atau mengikuti pemilu.

Ketua Badan Pengkajian MPR RI Delis mengatakan, pendidikan politik adalah memberi penyadaran kepada warga negara dalam soal kebangsaan, dalam UU disebutkan bahwa parpol melakukan pendidikan politik.

Delis juga menyebutkan parpol bisa memanfaatkan media sosial (medsos) untuk pendidikan politik.

“Kita harapkan media sosial bisa menjadi sarana pendidikan politik. Jadi medsos bukan sebagai tempat penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian, tapi untuk pendidikan politik,” katanya.

Sementara itu, Rambe mengatakan parpol melakukan pendidikan politik kepada masyarakat di bawah tentang memilih calon pemimpin melihat latar belakang dan kemampuan calon.

“Tapi pemilih justru memilih karena politik uang, ini menunjukkan gagalnya pendidikan politik kepada masyarakat,” ujarnya. (lmd)

Pidato Politik SBY: Penciptaan Lapangan Kerja Makin Sulit Jika ...

Sebelumnya

Golkar Makin Panas Jelang Munas

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik