Toto Sunanto Korban Dukung Mendukung Calon Ketum Golkar?
Toto Sunanto
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Munas Partai Golkar tinggal beberapa bulan lagi. Dukung mendukung kandidat  calon sudah mulai marak. Namun dukung mendukung pula, membawa korban. 

Ketua DPD II Golkar Cirebon Toto Sunanto korbannya. Dia dicopot oleh DPD Golkar Jawa Barat lantaran mendukung Bambang Soesatyo untuk menjadi Ketua Umum Golkar di Munas mendatang. 

Pengakuan itu disampaikan sendiri oleh Toto kepada media sehingga menjadi ramai. Namun pengakuan Toto itu dibantah Ketua Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. Alasan pencopotan itu karena dugaan menyelewengkan dana partai. 

Dedi membantah, Toto dicopot karena mendukung Bambang Soesatyo dalam bursa caketum Golkar.

 

Toto sendiri mengaku dicopot karena mendukung Bambang Soesatyo sebagai caketum Golkar yang baru. 

Toto mengaku heran dengan keputusan pengurus Golkar yang memberhentikannya dari kursi pimpinan Golkar di Kota Cirebon. Padahal masa jabatannya berakhir pada 2020 nanti.

 

Dedi mengatakan, pengajuan pencopotan itu datang dari  pimpinan kecamatan dan bendahara Golkar kecamatan.  Dana digunakan untuk kepentingan pribadi tidak digunakan untuk kepentingan partai sehingga sulit dipertanggungjawabkan secara keuangan. 

“Toto Sunanto juga diduga tidak memberikan dana saksi kepada beberapa para saksi di Pemilu 2019 di kota Cirebon,” kata Dedi Mulyadi, Ahad (7/7/2019).

Toto Sunanto juga tidak membayar pajak kantor partai Golkar di Cirebon. “Dana pajak kantor partai Golkar tidak dibayarkan itu menurut bendaharanya,” tambahnya.

Pemberhentian terhadap mantan pimpinan Golkar Cirebon tersebut telah diajukan oleh lima pimpinan kecamatan pada tanggal 18 Juni 2019. 

Menariknya, Toto diklaim telah mendukung Airlangga Hartarto. Dukungan Toto itu dinyatakan saat silaturahmi dan halal  bihalal Golkar Jawa Barat. Saat itu, Toto menandatangani surat dukungan disertai cap ketua dan sekretaris. 

Jika memang karena penyalahgunaan dana, mengapa tidak dicopot? Justru dicopot saat ketahuan Toto beralih dukungan kepada Bambang Soesatyo. 

“Ketua  Golkar Cirebon sudah mendukung pak Airlangga (Hartarto) ketika terjadi silahturahmi keluarga besar Golkar di Jawa Barat, ditanda tangani basah, dicap ketua dan dsekretaris,” kata Dedi Mulyadi. (lma)

Parpol Belum Maksimal Jalankan Pendidikan Politik

Sebelumnya

Praktisi Hukum Ini Khawatir Pemerintah Mensponsori Kebencian pada Sesama

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik