Brazil ke Semifinal Copa America Setelah Menang  Adu Penalti atas Paraguay
Pemain-pemain Brazil bergembira setelah menang adu penalti vs Paraguay
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta —  Timnas Brazil harus melalui adu penalti untuk memastikan maju ke babak semifinal Copa America 2019.  Tim Samba menang 4-3  setelah waktu normal bermain 0-0 melawan 10 pemain  Paraguay di Stadion Gremio Arena, Porto Alegre, Brazil, Jumat WIB.

Penendang pertama dan kelima Paraguay, Gustavo Gomez serta Derlis Gonzalez, gagal melakoni tugasnya, sehingga ketika algojo terakhir Brazil Gabriel Jesus melesakkan bola ke dalam gawang, Tim Samba menang adu penalti dengan skor 4-3, demikian catatan laman resmi turnamen.

Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, bertugas menjadi algojo keempat namun tembakannya yang sudah tak tertebak oleh kiper Roberto Fernandez malah melenceng dari sasaran.

Beruntung bagi Firmino, Gonzalez yang menjadi penendang kelima Paraguay mengikuti jejaknya, menendang ke arah yang sama dan dengan jarak melenceng yang hampir sama, sehingga memberikan kesempatan Jesus memastikan langkah Brazil ke semifinal.

Hasil itu sekaligus mematahkan catatan buruk Brazil kontra Paraguay dalam dua pertemuan terakhir di Copa America yang selalu kalah lewat adu penalti.

Baca juga: 

 

Di babak semifinal, Brazil akan menanti pemenang laga perempat final lain antara Venezuela kontra Argentina yang akan berlangsung pada Sabtu (29/6) dini hari WIB di Maracana, Rio de Janeiro.

Kendati menguasai jalannya pertandingan sejak sepak mula dan memperoleh peluang pertama lewat tembakan lemah Firmino, Brazil malah   lebih dulu mendapat ancaman serius lewat tendangan Gonzalez yang berhasil diamankan kiper Alisson Becker pada menit ke-29.

Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai tanpa peluang berarti bagi tuan rumah yang memasuki ruang ganti untuk turun minum diiringi cemoohan para suporter.

Pada menit ke-54, wasit Roberto Tobar menunjuk titik putih usai insiden pelanggaran Fabian Balbuena terhadap Firmino, namun ia menghabiskan waktu   empat menit untuk melihat tayangan ulang VAR. Wasit kemudian menganulir hadiah penalti menjadi tendangan bebas namun memperberat tindakan kepada Balbuena berupa kartu merah.

Tendangan bebas yang dieksekusi menyasar sudut bawah gawang, namun kiper Roberto Fernandez sigap mengantisipasi datangnya bola.

Ketimpangan jumlah pemain berusaha terus dieksploitasi Brazil namun sejumlah peluang terbuang begitu saja, termasuk ketika Jesus mendapat bola liar di hadapan gawang tapi tembakannya melenceng tak karuan pada menit ke-76.

Tepat pada pengujung waktu normal, Willian hampir mencetak gol kemenangan Brazil jika saja bola tembakannya dari tepian kotak penalti tak  membenturc tiang gawang.

Tambahan waktu tujuh menit karena gangguan peninjauan VAR yang kerap terjadi juga tak bisa dimanfaatkan oleh Brazil untuk mengkonversi gempuran bertubi-tubi mereka ke gawang Paraguay menjadi gol.

Tanpa gol,  pemenang akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti. Paraguay mendapat kesempatan menendang lebih dulu namun tendangan sang kapten ditepis  kiper Brazil, Alisson.

Paraguay  sukses lewat penendang berikutnya, Miguel Almiron, Bruno Valdez dan Rodrigo Rojas. Sebaliknya di kubu Brazil tiga penendang pertama mereka selalu sukses, yakni Willian, Marquinhos dan Philippe Coutinho.

Akan tetapi ketika tiba  giliran penendang keempat Firmino, ia mengirim bola menceng di sisi kiri gawang. Adegan itu berulang ketika Gonzalez sebagai penendang kelima Paraguay juga gagal.

Kegagalan Gonzalez diikuti eksekusi tenang Jesus yang berhasil memastikan kemenangan Brazil menjadi 4-3.

Susunan pemain

Brazil (4-2-3-1): 
Alisson Becker; Dani Alves (Lucas Paqueta), Marquinhos, Thiago Silva, Filipe Luis (Alex Sandro); Arthur Melo, Allan (Willian); Gabriel Jesus, Philippe Coutinho, Everton; Roberto Firmino
Pelatih: Tite

Paraguay (5-4-1): 
Roberto Fernandez; Ivan Piris, Gustavo Gomez, Fabian Balbuena, Junior Alonso, Santiago Arzamendia (Bruno Valdez); Derlis Gonzalez, Richard Sanchez (Juan Escobar), Celso Ortiz, Hernan Perez (Rodrigo Rojas); Miguel Almiron
Pelatih: Eduardo Berizzo  (lms)

 

 

Montella Harap Ribery Bisa Memulai Debut di Fiorentina Melawan Napoli

Sebelumnya

Melawan Chelsea, Klopp Minta Pemainnya “Serakah”

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Sepakbola