Tulisan tentang Mursy Simbol  Perjuangan Mesir Terus Diviralkan
Mendiang Muhammad Mursy
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Sebuah tulisan yang viral di medsos tentang siapa Munammad Muhammad Mursy, mantan Presiden Mesir 2012-2013. Tulisan itu membeberkan konsistensi Mursy membela nilai-nilai Islam, sekaligus hafidz Al Quran 30 juz. 

Tidak dijelaskan siapa penulis tentang Mursy itu, namun tulisan itu diviralkan dengan nama Ustadz Hanan. Sedangkan akun medsos yang dipakai salah satunya akun @negeriakhirat.  Berikut tulisan tersebut:

Muhammad Mursy, presiden Mesir tahun 2012-2013 pertama yang hafidz alQuran 30 juz. 

Dalam setahun masa jabatannya, dia sudah membuat Timur Tengah guncang dengan spirit kebangkitan umat

Membuka blokade Israel untuk memberi jalan para aktifis kemanusiaan masuk ke Palestina membawa bantuan dari berbagai negara. 

Menggalang kekuatan internasional untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Suriah, menjadikan Mesir sebagai mihrob perjuangan umat. 

Menjadikan istana negara sebagai rumah fakir miskin,  dan beliau tinggal di rumahnya yang sederhana. 

Yang luar biasa, pada masa 1 tahun itu, gedung-gedung parlemen di Mesir diisi oleh para wakil rakyat yang hafidz AlQuran. Saya melihat sendiri secara live sidang parlemen, membahas undang-undang yang mencerminkan akhlak Islam yang adil. Tiba waktu shalat, sidang parlemen break, lalu mereka shalat bersama-sama.

Menara-menara masjid di Mesir gempita dengan suara takbir kemenangan. Shalat subuh dipenuhi para pemuda hingga ke jalan-jalan. Perempuan berhijab dengan bebas dan bangga mengenakan hijabnya di stasiun dan bandara. 

Lonceng-loncenv gereja berdentang bersama senyuman warga sekitar penuh toleransi.  

Masjid kampus al Azhar yang megah, untuk pertama kalinya mengadakan shalat Jumat dengan khatibnya adalah Perdana Menteri  Palestina, Ismail Haniye yang juga Hafidz Alquran. 

Saat itu, Kairo seperti menjadi harapan bagi suara-suara parau umat yang teraniaya di penjuru bumi. Saat itu, saya melihat keakraban (al walaa’) antara Kairo, Istambul, dan Gaza. 

Sungguh membuat musuh-musuh Islam gentar

Akhirnya, setelah 1 tahun berjuang, beliau ditumbangkan lewat kudeta yang kejam. Menumpahkan darah ribuan syuhada di Rabiah Square, dan masjid Ramses Square.

Beliau bersama pejuang lainnya dipenjara dan diancam dengan hukuman mati. Tapi sepertinya Allah tidak rela menyerahkan kematian beliau kepada musuhnya. 

Allah menjemputnya di ruang persidangan kemarin, setelah orasi perjuangannya yang heroik. Sambil mengangkat 1 telunjuk ke langit. Dalam lantunan serak kalimat tauhid.  (lms)

Anies Ikut Bahas Potensi Kerjasama Ekonomi dengan US-ASEAN Council

Sebelumnya

Begini Cerita Anies tentang Walikota Seoul

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Internasional