KPU Tolak Perbaikan Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi
Sidang MK mengenai Perselisihan Hasil Pemilu 2019.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Kuasa hukum pihak  Komisi Pemilihan Umum (KPU)  selaku termohon menyatakan menolak perbaikan permohonan gugatan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Penolakan itu disampaikan dalam sidang kedua Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di gedung MK, Selasa (18/6/2019).

Kuasa hukum KPU Ali Nurdin menyatakan pihaknya menjawab permohonan Prabowo-Sandi yang telah didaftarkan panitera MK pada 11 Juni 2019.

“Kami akan menjawab dalil permohonan pemohon sebagaimana permohonan yang diserahkan pada Jumat (24/5) dan didaftar pada 11 Juni 2019,” ujarnya  dalam sidang.

Berkas permohonan yang dibacakan oleh pihak pemohon pada sidang pendahuluan, kata Ali Nurdin,  berbeda jauh dengan pokok permohonan yang sudah diregistrasi oleh MK pada 11 Juni 2019.

“Bila permohonan pada 10 Juni diakui sebagai perbaikan permohonan, hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena telah terjadi perubahan substansi permohonan,” ujar dia.

Dalam permohonan bertanggal 10 Juni, pemohon telah mengubah posita dan petitum permohonan, sehingga hal itu tidak bisa diterima karena telah berubah jauh dari permohonan awal.

Pada permohonan bertanggal 10 Juni, pihak Prabowo-Sandi  mendalilkan bahwa termohon telah melakukan kecurangan atau kesalahan dalam penghitungan suara, sementara pada permohonan bertanggal 24 Mei pemohon tidak menyebutkan hal tersebut.

“Hal ini membuktikan bahwa sesungguhnya pemohon mengakui kinerja termohon, bahwa termohon telah melakukan fungsi dan khasnya dengan baik dan benar,” ujar dia.

Menurut dia, tuduhan dalam dalil pemohon atas kecurangan atau kesalahan KPU dalam penghitungan suara yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif, harus dibuktikan oleh pihak pemohon. (lma)

Sigap, Pertamina Turunkan 7 Ahli Tangani Gelembung Gas di Laut Jawa

Sebelumnya

Pertamina Tantang Insan Pers Move On di AJP 2019

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News