Pemkab Tuban Dukung Survei Seismik 3D PHE East Java
Dukungan Pemkab Tuban untuk survei Seismik 3D PHE TEJ
KOMENTAR

TILIK.ID, Tuban — Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ) melanjutkan kegiatan eksplorasi demi menemukan cadangan minyak dan gas (migas) baru di wilayah Tuban. Setelah Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi WMA-1, upaya pencarian cadangan baru lainya yang dilakukan oleh PHE TEJ yaitu  survei seismik 3D.
 
Kamis lalu PHE mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tuban, dukungan terhadap kegiatan tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dalam rangkain kegiatan sosialisasi survei seismik 3D PHE TEJ.
 
“Pemerintah Kabupaten Tuban dengan seluruh jajaran dari kecamatan sampai desa siap mendukung penuh apa yang akan dilakukan PHE TEJ di wilayah Tuban. Kami siap membantu menjadi jembatan komunikasi agar kegiatan seismik ini terlaksana dengan baik.” ungkapnya.
 
Di bawah pengawasan SKK Migas, PHE TEJ mendapatkan perhatian dan apresiasi atas upaya yang dilakukan dalam menemukan cadangan migas di wilayah Blok Tuban. 

Menurut perwakilan SKK Migas Jabanusa (Jawa, Bali dan Nusa Tenggara) Ami Hermawati yang hadir pada saat sosialisasi survei seismik 3D PHE TEJ,  WK Tuban dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama partners melalui Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ). 

“Semenjak 20 Mei 2018 Blok Tuban resmi dioperasikan 100 persen oleh PHE TEJ, kami mendukung upaya ini dan harapan besar kami kepada seluruh pemangku kepentingan dapat membantu kelancaran kegiatan seismik ini,” katanya.
 
General Manager PHE TEJ & PHE Randugunting,  Darwin Tangkalalo menjelaskan, survei seismik 3D & Pemboran WMA-1 adalah bukti bahwa Pertamina berkomitmen mendukung ketahanan energi nasional, dan 100 persen  dikerjakan oleh putra-putri terbaik bangsa. 
 
Eksplorasi seismik dengan menggunakan metode seismik banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk melakukan pemetaan struktur di bawah permukaan bumi untuk bisa melihat kemungkinan adanya jebakan-jebakan hidrokarbon berdasarkan interpretasi dari penampang seismiknya.
 
Iwan Bagus Indriyanto selaku Manager Eksplorasi PHE TEJ mengungkapkan ada 227 Km2 area di wilayah Tuban yang akan dilakukan seismik. Survei Seismik 3D adalah upaya pencarian migas yang ada di bawah permukaan bumi dengan gelombang seismik yang timbul dari getaran yang dihasilkan oleh sumber getar, kegiatan ini direncanakan akan diselesaikan dalam waktu  6 bulan bulan, dimulai setelah tahapan sosialisasi dilakukan.
 
Konsumsi energi tiap tahun terus meningkat (energi per kapita tumbuh 7 persen pertahun sepanjang 2012-2017) seiring pertambahan penduduk, kebutuhan industri dan kemajuan pembangunan nasional. 

Sementara, distribusi dan kontinuitas pemenuhan kebutuhan antara Jawa-Luar Jawa, dan antar kota-desa masih terus meningkat dan menimbulkan adanya ketimpangan.
 
Berbagai sumber data menyatakan  cadangan terbukti (proven reserve) minyak bumi diperkirakan akan habis kurang dari 10 tahun.
 
PHE TEJ dalam melaksanakan kegiatan berkomitmen penuh pada standarisasi kualitas dan profesionalisme, dengan menerapkan Pertamina Golden Rules. 

“Skema itu yaitu taat peraturan, intervensi terhadap tindakan tidak aman dan yang menyalahi peraturan, serta memiliki rasa kepedulian yang tinggi,” katanya. (lms)

Pertamina Satu-satunya Perusahaan Indonesia Masuk Fortune Global 500

Sebelumnya

Kementerian BUMN: PT Pos Indonesia Masih Sehat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi