Dipenalti 5 Detik, Vettel: Tidak Tidak Tidak. Ini Tidak Adil
Pembalap F1 Ferrari Sebastian Vettel di depan Pembalap Mercedes Lewis Hamilton.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Pembalap Formula 1 dari Tim Ferrari Sebastian Vettel marah setelah kemenangannya di sirkuit Kanada turun ke posisi kedua. Itu tak lain karena pembalap asal Jerman itu dikenai penalti 5 detik. 

Denda kecepatan 5 detik itu membuat pembalap Mercedes Lewis Hamilton ditetapkan sebagai pemenang meski finish di belakang Vettel. Sebab selisih jarak kedua pembalap sebelum penalti hanya berpaut 1 sampai 2 detik. 

Akhiirnya Lewis Hamilton memenangkan Grand Prix Kanada untuk Mercedes dengan cara yang kontroversial walau    Vettel melintasi garis finish terlebih dahulu. 

Penalti 5 detik itu dikeluarkan tim steward F1 setelah Vettel melintir keluar jalur dan menginjak rumput. Namun begitu masuk lintasan, dia menutup jalan Lewis Hamilton. Itu terjadi di lap 48.

 Saat itu Vettel mendapat tekanan Lewis dari belakang, sehingga terlalu keras memasuki tikungan ke-tiga dan keluar  ke rumput. Setelah kembali ke sirkuit, posisinya  tepat di depan Lewis. Insiden terjadi, Lewis  seperti dipaksa mengerem tajam atau diseret ke dinding.

Kesal, Vettel memindahkan papan urutan finish menjauh dari mobilnya.

Insiden itu langsung  diselidiki dan beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu tentang keputusan penalti itu, marah vettel meledak. Dia  juara dunia  melampiaskan kemarahannya ke radio tim.

“Aku tidak punya tempat untuk pergi. Serius, aku tidak punya tempat untuk pergi,“ geramnya. “Mereka mencuri ras dari kita,” umpat juara dunia 4 kali itu.

“Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak,” lanjut Vettel. “Serius, kamu harus menjadi orang buta mutlak untuk membiarkannya lewat dan tidak mengendalikan mobilmu - kemana aku harus pergi? Ini dunia yang salah, ini tidak adil,” teriaknya. 

Pada saat yang sama, Mercedes menyuruh Hamilton untuk tetap memepet  Vettel dan mengambil kemenangan.

Lewis Hamilton pun berkomentar datar. 
“Bukan seperti yang saya inginkan untuk menang,” katanya setelah mengumpulkan kemenangan kelimanya musim ini.

“Yang bisa saya katakan adalah saya tidak membuat keputusan terlebih dahulu sehingga saya tidak tahu siapa yang mereka cemooh, mungkin keputusan itu,” kata Hamilton, yang mencoba agar Vettel bergabung dengannya di tangga teratas podium.

Keputusan  menghukum Vettel memungkinkan Mercedes   memperpanjang dominasi sepanjang musim ini.  Kini Mercedes sudah merengkuh  tujuh kemenangan dalam tujuh balapan, termasuk lima kali dalam formasi start satu-dua. (lms) 

Marquez Juara MotoGP Catalunya, Lorenzo Jatuh dan Hambat Rossi

Sebelumnya

Rins Sesumbar Bikin Kejutan di GP Catalunya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Total Sport