Imam Sholat Ied di Masjid Al Azhar Kutip Ayat Sesuai Kondisi Bangsa
Suasana Ied di Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta —  Seperti sebelum-sebelumnya, Masjid Agung Al Azhar  Kebayoran Baru Jakarta Selatan menggelar sholat Ied  pada 1 Syawal 1440 H. Bertindak sebagai imam sholat adalah H Bukhari Muslim. Menariknya, ia sengaja mengambil surat Ali Imran ayat 102-110.

Apa isi kandungan ayat-ayat itu? Menurut H Bukhari ayat  itu yang berisi perintah Allah agar manusia tidak bercerai-berai, menyeru kebaikan, dan mencegah kebatilan.

“Ayat itu cukup merepresentasikan kondisi bangsa saat ini yang tengah sakit. Kita tercerai-berai karena ambisi orang-orang serakah. Kalau keserakahan dituruti maka kerugian yang akan didapatkan,” kata Bukhari, usai memimpin sholat Idul Fitri 1440 H/2019MM, Rabu.

Bukhari melanjutkan, umat Islam bagaikan satu tubuh yang bila salah satu anggota badan sakit, maka bagian yang lain turut merasakan sakit pula. Dia berharap umat tetap tegak dalam satu tubuh dan kembali konsisten menegakkan amar ma’ruf nahi munkar atau menyeru kebaikan dan mencegah kebatilan.

“Rangkaian ayat yang saya bacakan tadi sebagai pengingat kepada jemaah tentang pentingnya menjunjung keadilan, kejujuran, dan tidak merekayasa berbagai hal untuk mencapai tujuan tertentu,” katanya.

Lelaki kelahiran Bima, 18 Juli 1970, ini juga berharap jemaah mampu mencerap esensi surat Ali Imran khususnya ayat ke-110 yang menggambarkan umat Islam sebagai umat terbaik.

“Kita akan menghadapi kemunduran bahkan kehancuran bila nilai-nilai yang ada dalam surat Ali Imran tidak dapat diterapkan dalam sendi-sendi pokok kehidupan. Maka, saya mengajak seluruh umat muslim di Indonesia untuk kembali bersatu, menyeru pada kebaikan dan mencegah kebatilan,” kata Bukhari memungkasi pernyataannya. (lms)

Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rajiuun, Mantan Kasad George Toisutta Berpulang

Sebelumnya

Kita Berduka Wafatnya Ibu Ani, tapi Jangan Abai Gugurnya 700 Petugas Pemilu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional