Pemudik di Pelabuhan Merak Meningkat, Namun Tidak Ada Kondisi Puncak
Suasana arus penumpang di Pelabuhan Merak.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta —  Sekjen Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan 
memang terjadi peningkatan arus mudik di Pelabuhan Merak pada Idul Fitri tahun ini. Namun tidak ada kondisi puncak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Djoko mengatakan itu dalam keterangan tertulisnya usai meninjau Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakaheuni di Banten, Senin siang. 

“Peningkatan memang terjadi dibanding hari-hari normal, tapi kita sangat mensyukuri hingga saat ini tidak ada puncak yang ekstrem yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu,” katanya. 

Dengan demikian, kata dia, kapasitas yang tersedia di lintasan Merak-Bakauheni ini relatif dalam situasi yang terkendali.

Djoko mengatakan, sesuai prediksi, memang terjadi peningkatan arus penumpang maupun kendaraan di pelabuhan penyeberangan Merak namun kondisinya tetap terkendali.

“Ada antrean, namun hal tersebut tentu biasa karena ini adalah hari-hari di mana seluruh orang ingin segera pulang kampung untuk berlebaran dan liburan,” tambahnya.

Dia juga menanggapi  perihal penggunaan uang elektronik yang menimbulkan antrean. Menurutnya,  perubahan tersebut membutuhkan proses sehingga nantinya masyarakat akan menjadi terbiasa.

Penerapan sistem uang elektronik ini diyakini akan meningkatkan efisiensi bagi pengguna jasa dan meningkatkan efektivitas pelayanan.

“Biasanya kecenderungan kita senang membawa uang tunai, begitu kita harus menerapkan sistem yang untuk mempermudah tentunya butuh proses. Saya yakin masyarakat nanti akan mendapatkan manfaat kalau dengan uang elektronik.” ujar Djoko

“Kami mendengarkan keluhan dari masyarakat yang diharapkan akan menjadikan satu bahan perbaikan ke depannya. Hal yang perlu sampai kepada masyarakat bahwa sistem ini nanti akan meningkatkan efisiensi pengguna jasa dan efektivitas pelayanan” tambah Sesjen.

Berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, hingga malam tadi, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.

Tercatat 556.727  pemudik atau sudah 69,4 persen dari total 803 ribu orang pada periode mudik tahun 2018, yang telah menyeberang dari Jawa menuju Sumatera sejak H-7.

“Ya intinya ada peningkatan dan sudah sekitar 60 persen dari prediksi yang kita lakukan yang sudah menyeberang, terap masih ada saudara kita yang akan menyeberang sampai satu Syawal atau hari rabu mendatang, jadi masih ada 40 persen yang harus kita fasilitasi,” ujar Djoko. (lms)

KPU Tolak Perbaikan Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

Sebelumnya

Video Saat Tim Hukum Prabowo-Sandi Berdoa di Mushola MK Sebelum Sidang

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News