Terkait Aksi Damai, Sekber Satgas Jakarta Raya Keluarkan Himbauan
KOMENTAR

TILIK.ID,  Jakarta — Aksi damai bernama Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR), Kamis 23 Mei, tidak terlihat di kawasan Thamrin dan Jalan Imam Bonjol. Beredar informasi aksi jeda untuk berkabung atas menimggalnya KH Arifin Ilham.  Kemudian dibarengi info akan ada aksi pada Jumat (24/5) hari ini.

Info aksi pada Jumat itu berisi ajakan turun ke jalan yang katanya akan dipimpin langsung Prabowo Subianto. Tentu saja informasi itu dibantah, baik oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi maupun pentolan Ijtima Ulama III. 

Dalam aksi GNKR, tidak ada komando, apalagi tokoh central pergerakan. Yang ada hanya orator yang berdiri di depan massa dan berhadapan dengan aparat serta tamengnya. 

Informasi yang sinpang siur itulah yang membuat Sekber Satgas Jakarta Raya mengeluarkan himbauan kepada warga tentang aksi damai selanjutnya. Berikut himbauannya: 

Kepada seluruh sahabat-sahabat Satgas  Sekber   Jakarta Raya dan relawan-relawan Satgas

Perihal adanya seruan untuk bergerak, bersama ini disampaikan

1. Pergerakan silahkan saja dilakukan atas nama Rakyat yang perduli akan nasib bangsa ini untuk Menegakkan keadilan- Kebenaran dan kejujuran

2. Adapun pergerakan tidak ada Komando dan di komandani oleh siapapun - silahkan saja bergerak dengan damai utk menguatkan langkah kita sebagai *kesadaran diri pribadi sebagai Rakyat Pro Akal Sehat* yang ingin Indonesia Berubah dan kembali ke relnya jadi bukan instruksi resmi dari *Direktorat Satgas dan juga Sekber Satgas Jakarta Raya* (tetapi tetap berkoordinasi utk saling support dan menguatkan)

3. Pilihan Aksi ada yang Mau Ke Bawaslu ataupun MK - pada dasarnya diperkenankan saja tetapi dilakukan dengan damai 

4. Pilihan lbh di utamakan ke Bawaslu karena kita berharap penuh institusi ini juga bersikap adil menyikapi laporan2 kita sehingga bisa menjadi penguatan di MK

5. Laporan ke MK yang akan dipersiapkan oleh TIM yang ditunjuk adalah Bentuk dari penghormatan kita atas aturan yang ada tetapi bukan berarti menyurutkan langkah utk menyuarakan hati menuntut keadilan

6. Aksi apapun yang dilakukan atas nama Rakyat tetap harus menjaga aturan dan damai sehingga aksi kita tdk bisa ditunggai oleh siapapun dan apapun

Perjuangan KITA belum selesai , Berjuanglah atas nama Rakyat dan lillahi ta ala - Berhati hati berstatemen dan berprilaku agar tdk juga merugikan Perjuangan Bersama

Dan bantu crosscheck atas info-info sebelum  di sebarkan dan juga koordinasi bila ingin menginfokan sesuatu agar tdk jadi polemik

Terimakasih banyak atas perhatiannya, Selamat Berjuang demi Keadilan dan Kebenaran

Salam
Des Afrina 
Sekjen Sekber Satgas Jakarta Raya 

(lms)

Fahri Hamzah: Masalah Menumpuk di Karpet Istana

Sebelumnya

PKB Sukses di Pemilu, Muhaimin Terpilih Lagi di Muktamar Bali

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik