Gagal Temui Eggy Sujana, Ini Pesan Prabowo pada Secarik Kertas
Tulisan tangan Prabowo untuk Eggy Sujana. Saksikan videonya di akhir berita.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Capres 02 Prabowo Subianto gagal menjenguk Eggy Sujana di Rutan Mapolda Metro Jaya, Senin malam.  Prabowo ditolak menemui Eggy lantaran jam bezuk sudah habis.

Prabowo datang bersama Amien Rais dan sejumlah petinggi BPN Prabowo Sandi. Mantan Danjen Kopassus itu pun harus menerima penolakan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam.

Tidak diperkenankan bertemu Eggy, Prabowo pun menyampaikan pesan lewat tulisan tangan pendek di secarik kertas. 

“Bung Eggy, semangat terus! Pantang menyerah! Kami Bersamamu!  
Prabowo”, demikian coretan tangan Prabowo untuk Eggy Sujana. 

Sebelum pulang, Prabowo ditemui anak Eggy Sujana. Kepada putra Eggy itu, capres 02 ini berpesan salam kepada Eggy. Kita terus berjuang.

“Ingat, yang benar pasti menang!!” kata Prabowo.

Eggy Sujana adalah salah satu tokoh di kubu Prabowo Sandi yang dikenai pasal upaya makar.  Bersama Eggy, Permadi, Lieus Sungkharisma, dan Kivlan Zein  juga dikenai pasal upaya makar. 

Permadi saat ini masih dicari, sedangkan Kivlan Zein dicekal ke luar negeri namun surat pencekalannya dicabut. Menyusul Eggy, Lieus Sungkharisma juga ditahan setelah digelandang dengan tangannya diikat. 

Tindakan aparat tersebut disayangkan banyak pihak. Tuduhan upaya makar tidak sangat tidak tepat. Eggy dan tersangka lainnya tidak berupaya makar karena yang dituntut adalah kecurangan pemilu. 

Eggy Sujana sendiri menolak sangkaan akan makar atau menggulingkan pemerintah. Dirinya hanya melawan kecurangan pemilu yang dilakukan oleh Paslon nomor 01, bukan sebagai presiden.

“Tidak benar.  Kita bukan ingin menggulingkan presiden, tapi menuntut kecurangan oleh capres. Di mana pasal makarnya,” kata Eggy  Jumat pekan lalu di depan Bawaslu. (lms)

GKR Keluarkan 8 Point Pernyataan Terkait Pemilu dan Sengketa di MK

Sebelumnya

Ketua MK Anwar Usman Dahului dengan Ucapan Idul Fitri Minal Aidin Walfaidzien

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik