HMI Intruksikan Cabang-Cabang  Tabur Bunga di KPU Setempat
Plt Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma Hardy.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengintruksikan kepada semua cabang-cabang HMI di daerah untuk melakukan tabur bunga di kantor-kantor KPU setempat. Instruksi itu diteken Plt Ketua Umum Arya Kharisma Hardy  dan Sekjen Taufan Ikhsan Tuarita. 

PB HMI menyatakan tabur bunga tersebut  sebagai bentuk belasungkawa atas gugurnya 554 penyelenggara Pemilu 2019 dan sebagai wujud keprihatinan mendalam atas kematian petugas KPPS tersebut.

Dalam surat instruksinya, Arya dan Taufan juga mendorong terbentuknya tim investigasi pencari fakta atas meningggalnya 554 petugas Pemilu 2019 serta merekomendasikan Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) untuk masuk dalam tim investigasi tersebut. 

Selain itu, PB HMI juga meminta untuk mengevaluasu total penyelenggaraan Pemilu 2019 ini secara komprehensif di mana salah satunya menimbulkan kematian sampai 554 lebih yang gugur. 

“Pesta demokrasi yang kerap dimaknai sebagi pesta rakyat namun justru menimbulkan duka  atas yang meninggalnya kelompok penyelenggara pemilu yang  sangat memilukan sepanjang sejarah perjalanan demokrasi di Indonesia,” demikian PB HMI.

Plt Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma Hardy ini menyatakan dalam instruksinya, penanganan yang tidak pasti atas kematian ratusan petugas KPPS itu  disesali oleh PB HMI. Mereka yang gugur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut sebagai korban demokrasi. 

“Penghormatan dan penghargaan yang sebesar-besarnya patut diberikan kepada mereka pejuang demokrasi yang gugur demi sukses dan lancarnya proses berjalannya pesta demokrasi kita pada pemilu 2019,” katanya. 

Dikatalkan lagi, bernegara dan berdemokrasi adalah ibarat dua mata koin yang tak bisa dipisahkan satu dengan lainya. Sehingga menjaga serta merawat NKRI secara utuh dan baik maka sudah tentu dan pasti menjaga dan merawat sukses dan jalannya pesta demokrasi tanpa luka dan duka. 

“Penghormatan terhadap kemanusiaan dan hak dasar warga negara tentu menjadi indikator maju dan semakin stabil dan berkualitasnya sebuah negara,” pungkas  Arya. (lms)

Fahri Hamzah: Masalah Menumpuk di Karpet Istana

Sebelumnya

PKB Sukses di Pemilu, Muhaimin Terpilih Lagi di Muktamar Bali

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik