Jalan Sehat KFJS Jakarta, Muncul Ide untuk Pendidikan dan Klinik Pasca Stroke
Diskusi kecil-kecil dengan lesehan usai jalan sehat KFJS Jakarta, Sabtu (23/3).
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Jalan sehat KFJS Jakarta yang rutin tiap hari Sabtu di Monas tetap berlangsung seperti biasa. Sabtu ini ada sekitar 20-an  pegiat jalan sehat alumni HMI hadir olah raga dan silaturahmi. 

Yang menarik, mereka tak hanya datang untuk olahraga dan silaturahmi, tapi juga datang membawa ide brilian. Dua ide  yang dibicarakan, yaitu pengembangan pendidikan dan pendirian rumah terapis untuk pasca stroke.

Ide pendidikan datang dari Lilik Muflihun, sedangkan rumah terapi merupakan ide dari Komaruddin Rachmat, penderita stroke lumpuh yang sudah pulih 90 persen. Komaruddin ingin mengabdikan dirinya untuk berbagi pengalaman dan membantu penyembuhan penderita pasca stroke. 

Seperti biasa, ide-ide yang muncul dibicarakan usai jalan sehat. Duduk di karpet biru sambil menyantap makanan ringan dan minuman pelepas dahaga.  Jalan sehat Sabtu ini dikomandoi pendiri KFJS Afni Achmad.

Selain Afni dan Yocie, hadir juga Tigor Sihite dan Farida Islahiyah, Agus Salim dan Jumrana Salikki, Lilik Muflihun dan Faizah, Acil dan Kasma, Asnawi Hamid dan Idar Husni, Sisfery, Awad Bahasoan, Syamsuddin Haesy, Martunus, Ichsan Mahyuddin dan Komaruddin Rachmat.

Kembali Afni Achmad memandu diskusi kecil-kecilan namun sarat ide besar itu. Seperti ide pendirian lembaga pendidikan yang dilontarkan Lilik Muflihun. Ide brilian itu memadukan pembinaan karakter dan skil. Idenya disetujui untuk jalan. Tinggal mengurus infrastrukturnya.

Ide besar juga dari Komaruddin Rachmat juga sangat brilian. Yaitu mendirikan rumah terapis bagi pasca stroke.  Menurut Komaruddin, penanganan stroke haruslah dilihat dari penyebabnya. 
Dan tidak cukup ditangani dokter.  

“Tugas dokter seperti sudah selesai setelah pengobatan.  Pasca stroke, setelah keluar rumah sakit, keterlibatan dokter sudah nyaris tidak ada lagi. Nah setelah itu, siapa yang tangani?” kata Komaruddin Rachmat.

Di sinilah ide muncul, yaitu mendirikan rumah terapis pasca stroke. Rancangannya adalah penderita ditangani secara psikis dan fisik. Sebab, ada dua penyebab stroke, yaitu pikiran dan asupan yang tidak sehat. 

“Psikis atau pikiran dan makanan berkolesterol tinggi penyumbang besar terjadinya stroke. Pikiran yang membuat stress memicu tekanan darah, sedangkan asupan berkolesterol jahat menyumbat pembuluh darah,” kata Komaruddin Rachmat.

Memang serangan pertama stroke  masih bisa diselamatkan, namun untuk menjaga serangan kedua, haruslah ditangani secara terapi psikis dan pendampingan. “Karena itu, rumah terapis ini mesti disediakan fasilitas rawat inap,” kata Komaruddin. 

Ide Komaruddin disambut baik, dan selanjutnya akan dituangkan dalam proposal untuk ditindaklanjuti dengan membuka kemitraan dengan pihak ketiga. 

Afni Achmad menutup diskusi kecil berlesehan itu dengan meminta tetap fokus pada rutinitas jalan sehat. “Ide yang sudah disepakati tidak berhenti untuk merealisasikannya,” pungkas mantan anggota DPR RI dua periode ini.  (lms)  

KFJS Jakarta Jalan Sehat dan Diskusi Lagi

Sebelumnya

Jalan Sehat KFJS Jakarta Jelang Ramadhan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan