Relawan KAPAS Terus Rambah Desa-Desa di Sukabumi
Emak-emak di Desa Citepus bersama relawan KAPAS, Rabu.
KOMENTAR

TILIK.ID, Sukabumi — Relawan pendukung Capres nomor 02 Prabowo Sandi yang menamakan diri Kolaborasi Aktivis Prabowo Sandi (KAPAS) terus merambah desa-desa di Sukabumi Jawa Barat. Setelah menemui masyarakat Pulau Sari dan Cipesan, kemarin, siang tadi menyambangi Desa Citepus di Pelabuhan Ratu. 

Tim relawan KAPAS yang dipimpin Sofhian Mile tidak menyangka sambutan warga Citepus sangat antusias. Warga yang hadir didominasi emak-emak dan kalangan muda.  Tohir, seorang pengusaha perikanan, menjadi penggerak pertemuan tersebut.

Tohir sebenarnya tidak tahu kalau ada relawan KAPAS merambah masuk Pelabuhan Ratu. Dia baru tahu setelah diberitahu Tofan, karibnya. Tofan pun tahu setelah rombongan KAPAS makan malam di restorannya, Selasa malam. 

Tim relawan KAPAS yang bergerak ke desa-desa di Sukabumi hanya 6 orang. Terhitung 8 orang dengan driver. Selain Sofhian M, juga ikut Mirza Iskandar Muda, Nini Anggraini, Jumrana Salikki, Kasma Kasim, dan Acil. 

Sofhian dalam pertemuan itu didaulat untuk menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungannya. Menurut Sofhian, kehadiran di Citepus ingin mengingatkan tentang pentingnya persatuan jelang pemilihan umum dan pilpres 2019. Selain  itu, juga menyampaikan suara-suara rakyat Indonesia yang menghendaki perubahan kondisi bangsa yang lebik baik.

“Kami datang untuk bertemu dengan saudara-saudara sekalian, terutama emak-emak. Alhamdulillah pertemuan ini selalu dibimbing oleh Allah SWT menuju satu keyakinan bersama  untuk memperbaiki bangsa ini, kita menyelamatkan bangsa ini dari segala macam ancaman perpecahan,” kata mantan anggota DPR RI ini. 

Dia mengharap jika ada perbedaan janganlah menjadi perpecahan. Perbedaan itu selalu ada, tapi jangan karena perbedaan itu membuat kita pecah.  Jangan akibat  perbedaan itu menjadi pemicu untuk pecah.

Dalam bersahabat, bertetangga, berkeluarga, kita jaga secara bersama-sama. Karena selesai pemilu, setelah selesai pilpres kita bertemu kembali, beraahabat kembali, jangan sampai pecah.

Dikatakan, pihaknya datang ke sini sama dengan  semangat yang datang dari Jakarta. Hanya kita terpanggil untuk datang ke daerah-daerah untuk meyakinkan masyarakat. Apa yang kita yakinkan? Yaitu keyakinan kita untuk menyelamatkan  bangsa ini, menyelamatkan negeri ini. 

“Pilpres tinggal sebulan lagi, bahkan mungkin tak sampai sebulan lagi. Oleh karena itu, mudah-mudahan pilihan kita sama seperti apa yang kita yakini, yaitu memilih pasangan nomor 02 Prabowo-Sandi,” kata Sofhian yang disambut koor Prabowo-Sandi menang oleh emak-emak yang hadir.

Sofhian mengatakan, tim KAPAS ini sebenarnya adalah benar-benar relawan. Dana dari kantong sendiri, saweran beli alat peraga kampanye dan lainnya. Dari kami ada mantan menteri, mantan pejabat kementerian, dll, yang punya kegiatan olah raga. 

“Setelah melihat kondisi yang ada, kita terpanggil untuk turun. Kita kumpul duit sama-sama, buka dompet sama, urunan seadanya yang kita mampu, ya namanya sudah pensiun. Kita bikin kalender, stiker, spanduk dan lain-lainnya,” beber Sofhian. 

Alat-alat peraga inilah yang kita bawa, mudah-mudahan dengan ini bisa menjadi terkomunikasikan dengan masyarakat yang kita simpan sebagai oleh-oleh untuk daerah-daerah. 

“Tapi intinya bukan itu.  Intinya adalah bahwa pilihan kita, pilihan ibu-ibu semua, sama dengan yang lain-lain di seluruh Indonesia. Banyak sekali. Insha Allah Prabowo Sandi menang,” katanya disambut dengan koor: amiiin.  

Sofhian juga berharap warga menjaga suara-suara di TPS jangan sampai hilang atau dialihkan ke sebelah. “Kita  tidak suudzon kepada orang, tapi yang namanya politik kita pilih ini yang keluar lain,” katanya. 

Jadi, kata Sofhian, suara kita jaga dari TPS, jaga dari kecamatan sampai kabupaten, dari kabupaten ke provinsi. “Mari kita sama-sama jaga suara-suara kita di TPS,” pungkasnya.

Sedangkan Jumrana Salikki mengajak emak-emak untuk meneguhkan hati untuk memilih Prabowo-Sandi. Bukan hanya diri sendiri, tapi juga mengajak keluarga di manapun untuk mengajak memilih nomor 02

“Jadi nanti jelang 17 April kita berdoa, tekadkan niat, dan minta kepada keluarga di mana pun berada untuk memilih. Ibu-ibu yang masih lincah kalau ke pasar jangan lupa ajak ibu-ibu yang lain mencoblos Prabowo Sandi. Tidak ada pilihan lain,” katanya. 

Dikatakan, tim yang datang ini membawa dua mobil off road untuk  keliling  merambah desa-desa di Jawa Barat. Sepanjang bisa dijangkau kita masuk dengan niat yang baik.  

“Ibu-ibu dan bapak di sini sangat kita hormati. Ibu-ibu adalah rakyat Indonesia yang terhormat.  Sehingga berdosa kalau kita beri apa-apa seperti  beri makan bebek-bebek. Bukan itu tujuan kami,” kata Jumrana. 

Dia kembali mengingatkan sesama warga dan juga kebetulan beragama Islam. Kapan rakyat  bersatu, kapan umat Islam solid maka itu sebuah ibadah. Ketika ada sesuatu, maka kewajiban kita untuk memperbaiki. (lms)

Parpol Belum Maksimal Jalankan Pendidikan Politik

Sebelumnya

Praktisi Hukum Ini Khawatir Pemerintah Mensponsori Kebencian pada Sesama

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik