Sandi: Infrastruktur untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Infrastruktur
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Jelan Debat Capres Tahap III,  Sandiaga Uno bertemu banyak pakar, tokoh, dan pegiat medsos. Salah satu yang ditemui Sandi adalah Panji Pragisworo. Sandi berdiskusi lama, sekaligus menyampaikan visu misinya sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto. 

Dalam rekaman video yang diterima TILIK.ID, Sandi membahas infrastruktur. Di akun medsosnya, Sandi juga mengatakan kita semua ingin pembangunan infrastuktur besar-besaran. Namun bukan berarti harus utang luar negeri seperti sekarang ini.

Dampak dari utang itubukan hanya untuk segelintir orang, tapi juga seluruh elemen masyarakat.  Kita ingin uang belanja negara digunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kelas menengah ke atas, tapi juga menengah ke bawah.

“Sewaktu saya masih menjadi pengusaha, saya pernah dapat kesempatan membangun Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) sepanjang 116 kilometer, tol terpanjang yang ada di Indonesia. Tanpa satu rupiah pun kita meminta dana dari pemerintah untuk pembangunan jalan tol ini.,” katanya.

Sandi pun menyebut caranya. Yaitu dengan menerapkan konsep Public Private Partnership atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

“Kita rangkul perbankan dan investor, kita bangun, dan pada akhirnya untuk siapa? Untuk rakyat Indonesia tanpa memakan uang rakyat,” bebernya.

Dalam membangun infrastruktur, kata Sandi, pemerintah harus memastikan usaha-usaha yang dilewati oleh pembangunan ini tidak mematikan usaha mereka. 

“Di bawah Prabowo-Sandi, kami akan pastikan infrastruktur yang terbangun terasa langsung dampaknya dan manfaatnya untuk perekonomian rakyat,” ujarnya lagi. 

Lapangan kerja terbuka luas untuk tenaga kerja lokal dan UMKM menggeliat. “Inilah yang saya dan Pak @prabowo sebut dengan “infrastruktur untuk rakyat” BUKAN “rakyat untuk infrastruktur,” pungkasnya.  (lms)

MUI Harap ’Kecebong’ ‘Kampret’ Tidak Diteriakkan Lagi di Ruang Publik

Sebelumnya

Prabowo: Apakah Kalian Merasakan Keadilan?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik