Sukses  Bogor-Jakarta, Bang Komar Masih Punya Dua Rencana
Komaruddin Rachmat
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Komaruddin Rachmat adalah pria 65 tahun yang luar biasa. Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini berhasil keluar dari kelumpuhan setelah diserang stroke. Dia sembuh berkat kemauan keras  dan dengan caranya sendiri.

 Tahun 2012 dia diserang stroke yang membuatnya nyaris lumpuh total. Dia divonis stroke permanen. Untuk bergerak tubuhnya harus  diseret atau merangkak. Namun dia “melawan”. Melawan penyakitnya, melawan keputusasaannya. 
 
 Dengan filosofi sepeda, Bang Komar, begitu dia akrab disapa, mengilustrasikan sepeda yang harus terus diseimbangkan agar bisa berjalan. Dengan  melatih keseimbangan, dia pelan-pelan bisa berdiri dan berjalan pelan-pelan.
 
 Begitu merasa mampu mengayuh sepeda, dia mencoba. Namun jatuh bangun, sampai akhirnya bisa mengayuh dari rumahnya di Bekasi sampai ke Kota Tua Jakarta pergi pulang.
 
 Tahun 2014, Komaruddin Rachmat kecelakaan sepeda. Dia tidak bisa bersepeda lagi. Sebagai gantinya dia memilih olahraga jalan kaki, jogging. Pelan-pelan dia pun makin membaik. 
 
 Untuk melatih otaknya, Bang Komar memilih menulis. Ratusan sudah tulisannya beredar di medsos dengan inisial Sepeda Man. Jika menemukan tulisan panjang atau pendek dengan nama samaran Sepeda Man, maka dialah Komaruddin Rachmat.
 
 Tahun 2018 dia bergabung dalam komunitas jalan sehat alumni HMI, yaitu KAHMI Forever Jalan Sehat atau KFJS Jakarta. Dengan jalan sehat, dia makin  luwes melakukan aktivitas olahraga jalan kaki. Dia pun makin intens berinteraksi dengan alumni HMI yang lain.
 
 Jalan sehat dengan longmarch dari Bogor ke Jakarta, ingin memberi pesan bahwa stroke bisa sembuh asalkan tahu caranya. Dengan rutin jalan kaki pun stroke bisa disembuhkan.
 
 Itulah sebabnya, setelah sukses dengan  longmarch  dari Bogor ke Jakarta, dia memiliki dua rencana lagi. Yakni longmarch dari  Puncak ke Jakarta dan dari Bandung ke Jakarta. Puncaknya nanti akan launching buku “Kiat Menyembuhkan Stroke”. 
 
 Dalam keterangannya di Monas, Ahad malam (10/3), Bang Komar mengatakan longmarch Bogor-Jakarta ibarat latihan pertama sudah dilewati. Juni atau Juli nanti longmarch Bandung-Jakarta. 
 
 “Dari Bandung nanti sekaligus launching buku dan saya ingin membuat masuk MURI. Bahwa orang 65 tahun penyandang stroke  bisa jalan dari Bandung ke Jakarta,” kata Komaruddin Rachmat. 
 
 Video Komaruddin Rachmat sesaat setelah tiba dan finish di Monas: 

Jalan Sehat KFJS Jakarta, Muncul Ide untuk Pendidikan dan Klinik Pasca Stroke

Sebelumnya

Longmarch Bang Komar Bogor-Jakarta Finish di Monas Tepat Waktu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan