Begini Kondisi Jalan Sehat Bang Komar dari  Bogor ke Jakarta
Komaruddin Rachmat dan pendamping saat jalan gembira Bogor-Jakarta
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Komaruddin Rachmat, pegiat jalan sehat KFJS Jakarta, yang pernah lumpuh karena stroke berat, melaksanakan nazarnya untuk berjalan sehat dari Bogor ke Jakarta. Niatnya akhirnya terlaksana hari ini, Ahad (10/3/2019). 
 
 Alumni HMI dari cabang Bandung ini  menunaikan niatnya sekaligus sebagai pesan bahwa penderita stroke  yang divonis permanen bisa  disembuhkan. Caranya dengan “melawan” penyakit itu bersama tekad  yang keras.
 
 Bang Komar  membuktikan dia telah sembuh 99 persen, dan dengan itu dia ingin menunjukkan kesembuhannya tanpa pretensi apa-apa dengan berjalan kaki gembira dari Bogor ke Jakarta.
 
 Pada 2012 silam, Bang Komar diserang stroke berat sehingga separuh badannya lumpuh. Jika berjalan harus menyeret tubuhnya dengan menahan sakit. Namun dengan usahanya yang keras, pelan-pelan sembuh. 
 
 Saat berita ini ditulis, Bang Komar tengah berjalan dari Bogor ke Jakarta. Nama eventnya Longmarch Jalan Gembira Bogor-Jakarta. Untuk menyemangati Bang Komar, 7 pegiat jalan sehat KFJS Jakarta mengiringinya dengan dua kendaraan.
 
 Pendiri KFJS Afni Achmad turut serta dengan berperan sebagai tim leader bersama Tigor Sihite. Asnawi Hamid  dan Mirza juga hadir  dengan menyiapkan properti-properti yang dibutuhkan. Tak hanya itu, ada pula Awad Bahasoan, Agus Salim, dan Sisfery.
 
   Tiga perempuan pegiat jalan sehat alumni HMI, yakni Farida Islahiyah TS, Idar Darmahusni,  dan Jumrana Salikki tak ketinggalan ikut mengiringi, memberi support.  Sementara ada  sekitar 10 pegiat KFJS Jakarta yang menunggu di etape terakhir, yaitu Hotel Sahid Jakarta ke Monas.
   
    Jalan gembira Bogor-Jakarta dimulai jam 6.00 pagi. Start dari Hotel Saviro Bogor. Rute melewati Jalan Padjajaran. Pukul 10.00 tadi, perjalanan berhenti untuk minum air rebusan jahe merah. Itu sudah di daerah Cibinong. 
    
    Mereka berhenti sejenak karena kondisi lalu lintas yang sudah padat. Jalan poros ke Jakarta mulai dilapisi polusi gas buang dari asap kendaraan. Secara medis, itu kurang bagus untuk  pernapasan dan bisa memicu masalah di paru-paru serta pernapasan
    
    Kondisi ini diakui juga oleh Asnawi Hamid saat berhenti di Cibinong. Dia mengatakan, jalan gembira ini sungguh menyenangkan. Fun walk. Hanya saja tidak semua jalan bagus untuk dilalui dengan jalan kaki.
    
    “Iya. Hanya saja memang tidak semua trotoar ada, sehingga menyulitkan kita. Tapi insha Allah bisa sampai dengan selmat,” kata Asnawi saat berhenti.
    
    Sysferi yang ikut rombongan memberi apresiasi yang tinggi atas tekad dan semangat Komaruddin Rachmat. Usaha Bang Komar untuk tetap sehat setelah mengalami stroke adalah contoh yang bagus, bahwa hidup itu harus semangat, penuh perjuangan.
    
    “Seperti Komar jangan pernah mengeluh, karena apapun yang kita alami itu adalah kenyataan dan realita. Mudah-mudahan KFJS tetap jaya selalu, sehat dan penuh silaturahmi dan ukhuwah,” kata Sysferi.
    
    Longmarch Jalan Gembira Bogor-Jakarta ini akan finish di Monas. Sebelum Monas akan berhenti di Hotel Sahid sebelum memulai etape terakhir Sahid-Monas.  Tiba di Sahid dipekirakan sekitar pukul 17.00 WIB. 
    
    Berikut video saat jalan dan saat berhenti untuk minum ramuan jahe merah:
    
(lms)

KFJS Jakarta Jalan Sehat dan Diskusi Lagi

Sebelumnya

Jalan Sehat KFJS Jakarta Jelang Ramadhan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan