KFJS Jakarta Fokus Sukseskan Longmarch Komaruddin Rachmat Bogor-Jakarta
Sabagian pegiat jalan sehat KFJS Jakarta, usai jalan sehat di Monas, Sabtu pagi (9/3/2019).
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta — Komunitas jalan sehat alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  yang tergabung dalam KFJS Jakarta meneruskan aktivitas rutinnya jalan sehat dan bersilaturahmi di kawasan Monas Jakarta, Sabtu (9/3).  Tak banyak yang hadir karena sebagian mengurus persiapan program longmarch Bogor-Jakarta pada Ahad besok (10/3). 
 
 Pagi tadi tak sampai 10 pegiat jalan sehat KFJS Jakarta yang hadir. Pendiri KFJS Afni Achmad tidak tampak di Monas. Asnawi Hamid juga demikian. Keduanya mempersiapkan fisik dan lainnya untuk bisa mengiringi gawe besar Komaruddin Rachmat yang akan jalan sehat dari Bogor ke Jakarta. 
 
 Selain itu, Geisz Chalifah yang tak pernah absen di Monas, kali ini harus off jalan sehat karena ikut mensponsori event Festival Musik Reggae di Pulau Pari Kepulauan Seribu. Sedangkan Sofhian Mile absen lantaran tengah bersiap untun touring Jawa Barat.
 
  Praktis yang hadir di Monas hanya Tigor Sihite, Ade Adam Noch, Agus Salim, Acil, Farida Sihite, Jumrana Salikki dan Kasma Kasim. Yang lain sedang  berada di Makassar menghadiri Puncak Milad ke-72 Tahun HMI di Makassar.
  
    Namun ada yang serius dibahas usai jalan sehat Monas pagi tadi. Yaitu rencana Komaruddin Rachmat untuk jalan sehat dari Bogor ke Jakarta, Ahad besok. Mereka membahas kesiapan Komaruddin Rachmat  dan tim supporting sejak start di Bogor sampai finish di Monas. 
    
    Menurut Tigor Sihite, rencana semula adalah Komaruddin Rachmat berjalan dari Bogor sampai Jakarta dalam 5 etape. Namun mengingat yang akan berjalan adalah penderita pasca stroke, maka etapenya hanya dua, yaitu 5 kilometer start dan 5 kilometer finish. 
    
     Setelah 5 kilometer start jalan sehat dibuat fleksibel melihat kondisi lalu lintas. Hasil survei dan pekan lalu, jalur umum Bogor-Jakarta tergolong padat, sehingga banyak polusi kendaraan. Dalam kondisi demikian, dikhawatirkan polusi bisa menjadi pemicu terjadinya masalah paru-paru dan pernapasan.
     
   “Karena itu, kami tidak memaksakan Bang Komaruddin Rachmat untuk berjalan di kondisi lalu lintas yang padat itu,” kata Tigor.
   
   Dikatakan, niat Komaruddin Rachmat untuk jalan sehat Bogor-Jakarta didasari oleh semangatnya untuk memberi pesan kepada publik bahwa penyakit stroke bisa disembuhkan. Pengalaman pribadinya yang sudah divonis lumpuh bisa dia lawan, dan sekarang bisa berjalan. 
   
    Niatnya jalan dari Bogor ke Jakarta pun ingin menyampaikan bukti akan kesembuhan dirinya dari serangan stroke.  Tak hanya itu, mantan Ketua Umum HMI Badko Jawa Barat ini tengah menyusun buku “Kiat Melawan Stroke”. 
    
     Komaruddin Rachmat juga termasuk produktif menulis. Dalam proses penyembuhan strokenya, dia banyak menulis, setelah olah raga jalan sehat tiap hari. Tulisan-tulisannya menghiasi jagad medsos, terutama di fb dan di grup-grup WhatsApp. Setiap tulisannya memakai nama anonim: Sepeda Man.
     
     Mengapa pakai inisial Sepeda Man? Pada tahun 2012 putra Betawi dari Cakung ini diserang stroke. Dia divonis stroke permanent. Tubuhnya lumpuh sebelah, sehingga tidak bisa berjalan. Dia pun harus minum sekeranjang obat, dan harus rutin. 
     
     Namun Komaruddin tidak menyerah. Dia ingat filosofi bersepeda yang harus dijaga keseimbangan. Logikanya sederhana, orang bisa bersepeda karena bisa menjaga keseimbangan. Dari situlah, dia mulai berlatih merangkak, dan menyeret tubuhnya agar bisa menjaga keseimbangan. Targetnya bagaimana bisa bersepeda.
     
     Alhasil, Komaruddin bisa bersepeda, meski awalnya jatuh bangun. Sampai akhirnya bisa menempuh jarak jauh, dari rumahnya di Bekasi sampai kota tua di Jakarta pergi pulang. Tahun 2014 kena celaka, sepedanya tertabrak hingga rusak. Dia tidak bisa bersepeda lagi.
     
     Agar bisa sembuh, Komaruddin terus melatih fisiknya dengan berjalan kaki, jalan santai, lalu terakhir bergabung dengan kolega-koleganya semasa mahasiswa dan semasa di HMI yang bergabung dalam komunitas jalan sehat KFJS Jakarta. 
     
     “Kita menaruh hormat atas semangat Bang Komar, semoga jalan gembira Bogor-Jakarta bisa dilalui tanpa masalah,” kata Tigor Sihite. (lms)

KFJS Jakarta Jalan Sehat dan Diskusi Lagi

Sebelumnya

Jalan Sehat KFJS Jakarta Jelang Ramadhan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan