Video TKA China yang Viral di Medsos Itu
TKA China di Komplek Perumahan Citra Garden BMW. Tonton videonya di akhir berita di bagian bawah.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta —   Sebuah video amatir dari warga yang berisi ratusan tenaga kerja asal China (TKA) viral di medsos. Di ujung video itu seorang tokoh masyarakat tampak menjelaskan mengapa bus TKA ini dihalangi karena mereka banyak masalah. 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/3) di Komplek Perumahan  Citra Garden BMW, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. 

Dalam video TKA China nampak berdebat dan dimaki, namun mereka tak dapat berkomunikasi dengan baik, karena TKA China tak bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Bus yang mengangkut TKA China itu bertuliskan PT Krakatau Steel. Bus itu masuk ke komplek perumahan namun dihalangi dengan mobil sebagai palang di jalan komolek. Akibatnya ratusan TKA China itu harus berjalan kaki masuk perumahannya . 

Ratusab TKA China  itu baru pulang kerja 
dari sebuah proyek di Cilegon Banten. Para pekerja ini ditampung di Komplek Perumahan Citra Garden BMW, yang diketahui tidak menyampaikan keberadaannya kepada RT dan RW setempat.

Menurut informasi,  warga Komplek Perumahan Citra Garden BMW yang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, selama ini sudah sering mengeluhkan banyaknya TKA China yang tinggal di perumahan tersebut.

Mereka diangkut bus-bus baik pergi maupun pulang kerja. Padahal kesepakatan warga bus-bus tidak boleh masuk komplek perumahan.  Akibatnya warga dengan tegas menolak. Seorang pekerja mencoba berdebat  dengan tegas dibantah dan disuruh mundur.

“Siapa bilang TKA China itu hoax. Tenaga kerja China sudah berkurang. Nih buktinya, diperumahan saya, TKA China makin banyak,” kata warga mengomentari kejadian itu, Kamis (7/3).

Warga lain mengatakan, para TKA itu juga tidak melapor ke RT RW. Mereka tidak sopan, mabuk-mabukan. “Menjijikkan,” kata warga di medsos. 

Video TKA China yang viral di medsos itu:

(lms)

Sandi Sampaikan Duka Cita Atas Korban Serangan Teroris di Selandia Baru

Sebelumnya

Ketua KPK: Benar, Saat Ini Rommy Menjalani Pemeriksaan di Polda Jatim

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News