Ferry M Baldan: Pemilu Kotor Cermin Runtuhnya Peradaban Bangsa
Direktur Relawan BPN Prabowo Sandi Ferry M Baldan saat pidato di acara Deklarasi Relagama di Joglo Engking, Jogjakarta, Sabtu (15/12).
KOMENTAR

TILIK.ID, Yogyakarta —  Ratusan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) mendeklarasikan diri dan menyatakan dukungannya kepada pasangan capres Prabowo-Sandi dengan nama Relagama. Deklarasi digelar di Joglo Engking, Yogyakarta, Sabtu (15/12). 

Hadir dalam deklarasi itu Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jenderal (Purn) TNI  Djoko Santoso,  Direktur Relawan BPN Ferry M Baldan dan Direktur Debat dan Materi Sudirman Said. 

Ferry M Baldan dalam pidatonya mengatakan, Relagama adalah ekspresi personal untuk menunjukkan hak pilihannya mendukung pasangan Prabowo-Sandi. 

“Ini adalah sesutu yang luar biasa, sebagai energi baru untuk Prabowo dan Sandi. Apalagi bersama teman-teman dari UII, UNS, dari perguruan tinggi lain,” katanya.

Dikatakan Ferry, alumni-alumni perguruan tinggi lain juga sudah berproses membentuk relawan atau dukungan. “Kemarin saya cek, sejumlah alumni Padjajaran dan UI. ITB sudah,” katanya. 

Menurut Ferry, ini menarik berkaitan dengan Ralagama ini. Ini adalah sebuah ekspresi kesadaran personalnya dari alumni perguruan tinggi untuk memberikan dukungannya kepada Prabowo-Sandi. 

“Alumni ini seperti memang harus diberikan ruang ekspresi untuk memberikan peran sertanya dalam memperkaya beberapa hal yang sifatnya penting dalam konteks pemenangan, khususnya materi kampanye maupun materi debat,” katanya.

Dalam konteks keseluruhan, kata Ferry, ada baiknya setelah ini melaksanakan konferensi alumni perguruan tinggi pendukung Prabowo-Sandi yang produknya itu berupa pikiran-pikiran strategis. 

“Produk dari alumni akan jauh lebih substansial karena lahir dari  kalangan perguruan tinggi,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang 2014-2016 ini. 

“Kalau konferensi itu bisa berlangsung Januari, kami menchallenges itu. Apakah mau di Solo, Jakarta atau Bandung, tapi saya kira itu hal menarik. Apapun namanya, hal itu bisa menjadi sesuatu.”  

Dikatakan, politik itu adalah persepsi. Ketika pasangan calon itu, ketika kandidat itu, dipersepsi sesuatu yang  baik, memberikan harapan, membangun optimisme, itu adalah sesuatu yang baik dari alumni perguruan tinggi. 

“Tugas besarnya kita sebenarnya adalah pesan ke Bawaslu bahwa kita mendorong  pemilu yang bersih, jujur dan adil. Karena bagi kami, bagi tim Prabowo-Sandi, pemilu adalah peradaban. Salah satu simbol peradaban itu adalah pemilu,” katanya. 

Ketika pemilu ditempatkan sebagai ajang untuk kecurangan, manipulasi, maka itulah cerminan runtuhnya peradaban bangsa. 

Relagama adalah komunitas alumni UGM yang satu misi, satu visi untuk menggunakan hak konstitusional politiknya dengan berdiri untuk pemenangan Prabowo-Sandi. 

Yang menarik dari deklarasi ini, bergabung pula alumni universitas lain se Solo Raya, dan Jawa Tengan. Seperti Universitas 11 Maret, Universitas Negeri Surakarta, UII Jogjakarta, dan UIN Yogyakarta.  (cil)

Tulisan Mochamad Toha Kembali Viral dan Jadi Polemik

Sebelumnya

Ini Kisah Tiga Bersaudara Merebut Tiga Kursi DPRD Banten

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik