Sandi Prioritaskan Revitalisasi Pasar Tradisional
Sandiaga bersama emak-emak Wonosobo, Senin (19/11).
KOMENTAR

TILIK.ID, Wonosobo— Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan bila ia bersama Capres Prabowo Subianto terpilih untuk memimpin pemerintahan, maka akan memprioritaskan revitalisasi pasar tradisional.
 
 “Kami ingin pasar tradisional menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat,” kata Sandiaga usai menemui pedagang Pasar Wonosobo di tempat penampungan sementara di Wonosobo, Jawa Tengah, Senin.

Dalam kunjungan tersebut Sandiaga mendapat keluhan dari pedagang tentang rencana pembangunan Pasar Wonosobo yang hingga saat ini belum terealisasi setelah terbakar empat tahun lalu.

Sandiaga menuturkan pembangunan pasar tradisional ini harus menjadi prioritas, karena 70 persen dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah kebutuhannya dicukupi dari pasar tradisional ini.

“Jadi pasarnya harus dibangun, karena 4.000 pedagang di sini butuh lahan usaha yang layak, para pembeli juga butuh tempat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Ia menyampaikan prioritas bagi Prabowo-Sandi, infrastrukstur seperti ini yang didahulukan, infrastruktur yang langsung berdampak pada 4.000 pedagang dan kepada seluruh masyarakat Wonosobo yang 70 persen kebutuhan sehari-harinya dipasok dari pasar tradisional ini.

“Kami berjanji jika Allah memeberikan amanah kepada kami dan mandat oleh rakyat diberikan pada kami pada 17 April 2019, kami akan langsung ‘take action’, akan memprioritaskan kerja sama dengan pemprov dan pemkab kita hadirkan di sini pasar sebagai prioritas, karena 4.000 lebih pedagang sudah mendambakan pembangunan pasar,” katanya.

Ia menuturkan hal tersebut merupakan suatu indikasi bahwa butuh keberpihakan pada rakyat, keberpihakan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan kebijakan yang memprioritaskan kepada ekonomi rakyat, ekonomi akar rumput.

“Hal ini yang menjadi PR buat kita dan insya Allah saya bersama Prabowo memastikan pasar ini akan terbangun di tahun 2019. Berdasarkan pengalaman kami pasar dibangun selama satu tahun. Kalau dikerjakan dengan serius dan ada perhatian khusus oleh pemerintah, ‘Insya Allah’ bisa, mohon sabar kepada para pedagang di sini,” katanya. (hs/an/lms)

Akademisi Khawatir Terjadi Pembusukan Demokrasi

Sebelumnya

Sekjen Parpol Koalisi Prabowo-Sandi Datangi KPU

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik