Habib Rizieq: Mereka Panik Kalang Kabut  Ingin Membungkam Saya
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta— Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tak habis-habisnya dicarikan masalah. Setelah video chattingnya dengan Firza Husein tidak terbukti, Habib Rizieq kembali difitnah melalui operasi di Mekah.

Di kediaman Razieq ditempeli bendera kalimat Tauhid oleh orang tak dikenal yang membuatnya berurusan dengan aparat Saudi Arabia.

Musuh Rizieq tau bahwa pemerintah Arab Saudi sangat anti Hizbut Tahrir. Sampai bendera tulisan kalimat Tauhid yang ada di bendera warna hitam pun dianggapnya sebagai bendera Hizbut Tahrir. 

Nah, di dinding depan kediaman HRS di Mekah itulah ada orang tak dikenal menempelkan bendera kalimat Tauhid. Akibatnya pemerintah Arab harus memanggil Habib Rizieq untuk diinterogasi. 

Habib dilepas dan tidak ada masalah, dan sudah terlanjur menjadi isu hangat di tanah air. Karenanya, HRS memberi keterangan dan direkam dalam video berdurasi  5 menit lebih.  

Video itu diterima TILIK.ID Rabu pagi, dengan cepat beredar di medsos dan grup-grup chatting WhatsApp.  Berikut pernyataan Habib Rizieq. 

“Ini baru proses, tapi kita tau kan, proses di Saudi ini perlu waktu.  Tapi terus terang pemerintah Saudi selama ini memperlakukan kami dengan baik, dengan bagus, tidak ada masalah,” kata Habib Rizieq dalam video yang beredar, Rabu (7/11). 

Dia menegaskan, semua masalah terkait diriinya bukan dari pemerintah Arab Saudi. Ini semua masalah bukan datang dari pemerintah Arab Saudi, tapi dari tanah air. 

“Ini dari negeri kita, yang memberi masukan-masukan lewat operasi intelijen kita yang ingin menghancurkan kita. Pemerintah di sini tidak masalah,” kata Habib Rizieq. 

Dikatakan, pemerintah Arab Saudi baik-baik saja, tidak ada persoalan. Amru daulahnya baik, sultannya baik. Mereka menjalankan tugas dengan baik. 

“Tapi tentu di sini kalang kabut dong kalau dengar ada teroris. Ya kalang kabut dong, mereka selidiki, mereka mau tau apa benar ada teroris di sini,” ujarnya.

Jadi, kata HRS, bukan pemerintah Arab yang bikin masalah, melainkan rezim yang tidak puas, yang ingin balas dendam politik karena jagoannya kalah di Pilkada Jakarta. 

“Mereka sakit hati, jagoannya kalah, mereka mau tangkap kita gak bisa, sekarang kita hijrah ke Mekah sudah satu tahun lebih aman nyaman tenang senang tidak ada masalah. Mereka sskit hati,” kata Habib Rizieq.

Menurut dia, rezim sekarang panik, sehingga mencari jalan untuk membungkam dirinya.  “Setelah mereka panik, lalu mencari jalan membungkam yang di Mekah ini,” katanya.

“Jadi sekali lagi, adanya pencekalan, adanya laporan segala macam yang tidak benar, semua itu ingin membungkam saya. Titik,” katanya. 

Habib Rizieq minta umat Islam tidak usah takut, tidak usah khawatir, tidak usah mengembangkan berita yang aneh-aneh yang macam-macam. Di sini tidak ada masalah.

“Pemerintah di sini  baik,  bahkan Duta Besar Saudi di Indonesia pun sudah keluarkan pernyataan di TV, dia katakan kami kenal baik Habib Rizieq, dia tidak buat  masalah di Saudi, dia tidak punya masalah di keimigrasian dengan pemerintah saudi,” kata Habib Rizieq. (lms)

Kamis Subuh, Simeulue Aceh Kembali Diguncang Gempa Susulan 4.1 SR

Sebelumnya

Gempa Guncang Kaur dan Simeulue Aceh

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News