Lagi, Pegiat Jalan Sehat  KFJS  Jakarta Silaturahmi di Ragunan Zoo
Pegiat jalan sehat KFJS Jakarta di Ragunan Zoo, Kamis pagi (1/11). foto: istimewa
KOMENTAR

JAKARTA— Aktivitas jalan sehat yang digelar KAHMI Forever Jalan Sehat (KFJS) Jakarta sudah menjadi rutinitas. Selain pada hari Sabtu di Monas, juga rutin dilakukan komunitas alumni HMI ini pada setiap hari Selasa dan Kamis.

 
 Pagi tadi, Kamis (1/11)  buktinya. Para senior-senior alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini kembali bersilaturahmi dengan jalan sehat di area Taman Margasatwa Ragunan Jakarta Selatan.
 
 Hadir dalam jalan sehat itu antara lain pendiri KFJS Afni Ahmad, Tigor Sihite, Darul Siska, Sofhian Mile, Asnawi Hamid, Martunus, Komaruddin Rahmat dan penulis bulletin Prisma serta aktivis LP3ES Awad Bahasoan.
 
 Sementara  pegiat KFJS Jakarta yang perempuan antara lain Farida Islahiyah, Ninik Angraeni, dan Hilma DS. 
 
 Jalan sehat dengan dua tujuan, yakni sehat fisik-psikis dan silaturahmi ini menang rutin digelar sejak 2015 yang lalu. Jalan sehat dimulai di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, lalu pindah ke Kawasan GDR di parkir timur, lalu pindah ke Monas. 
 
Pada hari-hari  biasa, selain Selasa dan Kamis di Ragunan Zoo,  komunitas ini jalan sehat di  lokasi yang ditentukan bersama. Misalnya dalam sepekan ini di Kebun Raya Bogor. 

Pendiri KFJS, Afni Ahmad, Tigor Sihite, dan Heppy Bone Zulkarnaen, memang merancang KFJS ini dengan tujuan jangka panjang. Yaitu gerakan untuk sehat bersama dengan pola silaturahmi alumni HMI. 

Afni mengatakan, sehat adalah kebutuhan dasar manusia. Dalam teori Abraham Maslow tentang kebutuhan, kesehatan masuk dalam kategori physiological needs atau kebutuhan fisiologis. 

“Semua individu bisa melakukan kegiatan untuk sehat. Bisa di rumah, di arena gym,  bisa lari, berenang, dan lainnya. Mengingat alumni HMI jumlahnya puluhan juta di seluruh Indonesia, dan tentu ingin sehat, maka olah raga dengan pola silaturahmi menjadi pilihan,” kata Afni. 

Dia mengatakan, meski jalan sehat ini ada wadahnya, yakni KFJS, namun sifatnya non struktural. Wadah ini lebih ke gerakan kultural, yang memperkuat KAHMI secara nonformal. 

“Biarlah KFJS ini bebas bergerak, lincah dalam beraktivitas,  karena tidak terikat secara struktural dengan wadah KAHMI, sehingga bisa melakukan apa yang menjadi kekurangan di KAHMI,” kata Afni.

Afni juga menjelaskan tentang pluralitas alumni HMI. Alumni HMI itu beragam latarbelakang suku, profesi, dan pendidikan. Dalam silaturahmi KFJS tidak mengenal perbedaan itu, apalagi perbedaan haluan dan pilihan politik.

“Contoh pagi ini, perbedaan pilihan di Pilpres 2019 biasa-biasa saja. Tidak mengurangi silaturahmi jalan sehat kita,” kata mantan Ketua Umum HMI Cabang Jakarta dan anggota DPR dari PAN selama dua periode ini.

Hari Sabtu besok, kembali dilakukan jalan sehat rutin di kawasan Monas. Afni mengajak alumni HMI dari mana dan angkatan tahun berapapun silakan ikut untuk sehat dan silaturahmi. (cil)

Jalan Sehat KFJS Jakarta dan Duka Keluarga Darul Siska

Sebelumnya

Jalan Sehat, Silaturahmi dan Cerita HMI

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan