Sandiaga Uno: Kampanye
sandiaga uno (foto: istimewa)
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta--Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sudah tidak jaman lagi melakukan sosialisasi kampanye dengan cara sikut menyikut, caci maki, dan mencari kesalahan orang lain, pada jaman "now" kampanyenya memberikan solusi ekonomi.

 "Kita berhenti mencaci maki jangan sikut menyikut. Kampanye kita ingin memperbaiki ekonomi. Isunya adalah ekonomi, penyediaan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, bukan yang lain," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

 Salah satunya dengan gerakan "One Kecamatan Oce Center Entrepreneurship" (OK OCE) merupakan bagian dari solusi, ucapnya.

 Sandiaga memulai kegiatan menyerap aspirasi masyarakat hari ini di Cirebon dengan membuka acara "Training of trainer" OK OCE Prasasti Pemuda Kreatif (Ciayumajakuning Subang Karawang) di Andalus City Convention Center Jalan Pramuka Kalijaga Cirebon.

 Dalam kegiatan tersebut disampaikan terkait gerakan OK OCE mulai dari pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pelaporan keuangan dan permodalan.

 Sandiaga menitipkan kepada trainer untuk menetapkan langkah tujuh pas dalam Menjalankan OK OCE untuk pemberdayaan ekonomi yang terpuruk akibat melemahnya rupiah terhadap dolar.

 Dalam kesempatan itu, Sandiaga yang ditemani mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Netty Heryawan, juga mengajak peserta untuk berdoa atas gempa dan jatuhnya korban gempa di Situbondo dan Sumenep.

 "Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga cobaan ini membuat kita kuat," ujar Cawapres yang didukung oleh partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat.

Sedangkan hari Rabu, pasangan dari Calon Presiden RI, Prabowo Subianto ke Indramayu melihat potensi daerah pesisir Jawa Barat ini, di mana setiap daerah punya masalah dan pemberdayaan yang berbeda.(sus/ant/imf)

Sandiaga: Kita akan Lindungi Kepentingan Putra-Putri Bangsa

Sebelumnya

Tidak Netral, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik