Catat,  Satu Pelanggaran  Sudah Dilakukan Kubu Jokowi-Ma’ruf
Atribut Projo saat Deklarasi Damai di Monas, Minggu pagi tadi.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta— Deklarasi Damai yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan menghadirkan peserta pemilu dan pendukungnya dirusak oleh pelanggaran dari kubu Jokowi-Ma,ruf Amin. Dalam Deklarasi Damai itu, pendukung Jokowi melanggar aturan dan edaran yang dikeluarkan oleh KPU. 

Dalam edaran yang dikeluarkan KPU tersebut, peserta pemilu maupun pendukungnya tidak boleh membawa atribut kampanye. Faktanya Deklarasi Damai yang dipusatkan di kawasan Monas itu,  pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin membawa atribut dukungan, yakni bendera dan spanduk Projo. 

Projo adalah relawan Jokowi-Ma’ruf yang sejak Pillada DKI 2012 dan Pilpres 2014 setia mendukung Jokowi. Namun, sayangnya Projo tidak memperlihatkan taat asas dan taat aturan pemilu. 

Himbauan KPU mereka anggap  angin lalu saja. Mereka tetap saja membawa atribut pada saat deklarasi damai tersebut.

Atas pelanggaran itu mengundang reaksi keras oleh sejumlah elite partai politik. Mereka keberatan dan langsung meninggalkan lokasi acara. 

 Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifki Hasan adalah yang sangat keberatan.

Reaksi selanjutnya, kedua tokoh nasional meninggalkan tempat acara lebih awal meskipun acara masih menyisakan beberapa agenda deklarasi damai tersebut.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengungkapkan, SBY balik lebih dulu karena keberatan dengan pelanggaran yang ada.

“Kami mengikuti aturan, ketika rombongan kami bersama SBY melintas, kami mendapat teriakan dari sebelah kanan kami. Melihat bendera ‘Projo’ ini kami anggap ketidakadilan dalam deklarasi kampanye damai,” beber Ferdinand Hutahaean.

SBY memprotes dan meninggalkan acara lebih awal karena edaran tidak boleh membawa alat peraga kampanye karena semua disediakan oleh KPU.

“Kami mengikuti aturan itu, ternyata mereka tidak mengikuti aturan itu. Kami merasakan terjebak dalam euforia permaianan sekelompok Pak Jokowi,” ungkap Ferdinan. (acl)

Sandiaga: Kita akan Lindungi Kepentingan Putra-Putri Bangsa

Sebelumnya

Tidak Netral, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik