Jalan Sehat KFJS Jakarta dan Rencana KAHMI Bali Gelar Turnamen Golf
Lesehan usai jalan sehat KFJS Jakarta edisi Sabtu (22/9) di Monas,
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta— Ada yang baru dari peserta jalan sehat KFJS Jakarta pagi tadi di Monas. Katua Panitia Jalan Sehat Nasional (JSN) Bali Sulton Anshori hadir bersama-sama pegiat jalan sehat edisi Sabtu tersebut.

Ya,  Sulton Anshori sengaja hadir di Jakarta untuk tiga acara. Pertama menghadiri puncak peringatan HUT ke-52 KAHMI di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen RI, pada Jumat malam. 

Kedua yaitu untuk bergabung pada jalan sehat KFJS Jakarta edisi Sabtu di kawasan Monas Jakarta Pusat, pagi tadi. Dan urusan ketiga adalah, Sulton Anshori  ingin mensosialisasikan event Golf Tournament yang dilaksanakan oleh ME KAHMI Bali. 

“Terima kasih sudah diterima dengan baik oleh abang-abang, senior dan yunda-yunda semua pada jalan sehat ini. Sungguh senang melihat aktivitas jalan sehat KFJS Jakarta ini,” kata Sultan Anshori. 

Sultan Anshori mengaku merasakan sangat terbantu oleh partisipasi KFJS Jakarta, Perkumpulan UMA, dan Grup Alumni HMI Rayon Bandung Selatan. KFJS Jakarta, UMA dan Rasela, kata Sultan, sangat membantu pelaksanaan Jalan Sehat Nasional Bali pada pertengahan April yang lalu.

“Bagaimana jadinya jika UMA, Rasela tidak membantu kegiatan JSN Bali waktu itu. Karena itu saya tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih,” katanya.

Dikatakan, Rasela, UMA, dan KFJS Jakarta telah berkontribusi signifikan di JSN Bali, baik secara material maupun semangat. Panitia JSN Bali juga mendapat akses melalui bantuan UMA, Rasela dan KFJS Jakarta dipertemukan  kepada sumber-sumber bantuan. 

“Karena JSN Bali dianggap sukses, tak hanya berhasil JSN, tapi setelah kegiatan itu HMI dan KAHMI mulai hidup di Bali.  Sukses sebagai ketua panitia, eh saya kembali ditunjuk panitia Bali Golf Tournament,” katanya.

Karena itu, kata alumni  Universitas Jember ini, dirinya datang untuk “berguru” ke Peekumpulan UMA. Karena UMA permah sukses menggelar turnamen golf. 

“Kami minta saran-saran dari senior-senior UMA ini. Supaya bisa mengikuti kesuksesan event golf yang pernah digelar UMA ,” kata Anshori lagi. 

Merespons keinginan Sultan Anshori, Katua Umum Perkumpulan UMA Tigor Sihite mengapresiasi  KAHMI  Bali yang akan menggelar turnamen golf tersebut.

“Hanya perlu disiapkan secara matang mengingat golf itu adalah event ekslusif. Sekali gagal akan membuat kredibilitas jatuh. Tidak akan dipercaya lagi,” katanya.

Tigor mengatakan, program seperti turnamen golf ini hanya butuh anggaran yang cukup, dan kalau bisa tidak pakai jasa event organiser (EO). Mengapa? Karena itu mengurangi pendapatan anda. 

“EO itu tentu mau untung, paling tidak bisa mengambil 150 sampai 200 juta keutungan buat dia,” katanya  sembari mengatakan turnamen Golf UMA dikelola sendiri tanpa pakai jasa EO. 

Usai sumbang saran, lesehan ditutup oleh pendiri KFJS Afni Achmad. Para pegiat jalan sehat seperti Ade Adam Noch, Sofhian Mile, Tigor Sihite, Surya Darma, Geisz Chalifah, Agus Salim, Lilik Muflihun, Moh Bahri, Ichwan Mahyuddin, Ahmad Yani, Asep Supriyatna, dll, pun kembali menikmati menu yang disediakan. (lms)

KFJS Jakarta Jalan Sehat Lagi, Diskusi Lagi

Sebelumnya

Jalan Sehat KFJS Jakarta dan Tambahan 5 Huntara untuk Lombok

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kesehatan