Sandi Paparkan Konsep Ekonomi Umat yang Harus Dijaga
Sandi bersama ulama Jawa Timur di Malang.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta— Kota Malang menjadi kunjungan selanjutnya Cawapres Sandiaga S Uno. Di Malang, Sandi hadir di Pondok Pesantren TPI Nuruk Huda Kota Malang, dalam Halaqah Alim Ulama  se Jawa Timur, Rabu (14/9).

Yang menarik, di hadapan para ulama Jawa Timur, Sandiaga  memaparkan kontribusi ekonomi Islam   untuk bangsa Indonesia. Namun ekonomi Islam ini harus dipahami secara objektif.

“Ekonomi Islam itu mengatur adanya pengakuan terhadap hak individu, namun dibatasi agar tidak terjadi monopoli yang merugikan masyarakat umum,” katanya. 

Juga adanya pengakuan akan hak umat atau umum dimana hak umat lebih diutamakan dibanding hak lainnya.

Ekonomi Islam memastikan adanya keyakinan bahwa manusia hanya memegang amanah dari yang Maha Kuasa.  “Segala kelimpahan harta yang dimiliki manusia adalah berasal dari Allah sang maha segalanya,” ujarnya.

Adanya konsep halal dan haram dimana semua produk (barang dan jasa) harus bebas dari unsur haram yang dilarang dalam Islam.

Sandi melanjutkan, adanya sistem sedekah, yaitu distribusi kekayaan secara merata dari yang kaya kepada yang kurang mampu.

Tidak memperbolehkan adanya bunga atau tambahan dari suatu pinjaman sehingga hutang-piutang hanya memperbolehkan konsep bagi hasil.

Kemudian adanya larangan kepada umat Islam  menimbun harta.  Hal ini dianggap menghambat aliran harta dari yang kaya kepada yang miskin dan dianggap sebagai kejahatan besar.

“Ekonomi Umat Islam harus dijaga karena itu benteng ekonomi bangsa,” kata cawapres yang jadi idola kalangan milenial ini.  (lms)

Respons Wiranto Terkait Viralnya Foto Keluarga Pakai Cadar

Sebelumnya

Ini Ancaman Terbesar Bangsa Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional