Merampok dan Memeras, Sekuriti Terciduk!!
ilustrasi.Foto:net
KOMENTAR

TILIK.ID. Surabaya - Kepolisian Sektor (Polsek) Tegalsari Surabaya menangkap seorang sekuriti berinisial CA dalam kesehariannya kedapatan kerap melakukan kejahatan jalanan.

Remaja berusia 20 tahun warga Jalan Kalimas Baru Surabaya itu, diburu polisi dan kemudian tertangkap setelah beraksi merampas paksa telepon seluler milik korban Narsih, usia 17 tahun, di Jalan Embong Malang Surabaya.

"Pelaku CA ini kontradiksi dengan pekerjaannya sebagai sekuriti, semestinya mengayomi masyarakat tapi justru melakukan kejahatan," ujar Kepala Polsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Korban Narsih mengalami luka lecet di bagian tubuhnya akibat telepon selulernya dirampas secara paksa oleh pelaku CA.

"CA tidak beraksi sendirian, dia berboncengan mengendarai sepeda motor bersama rekannya berinisial MF, usia 26, warga Jalan Hang Tuah Surabaya yang juga telah kami tangkap," katanya lagi.

Kompol David menyebut pelaku CA sehari-harinya bekerja sebagai sekuriti di sebuah depo kontainer di wilayah Kota Surabaya. Sedangkan MF yang menjadi komplotannya adalah kuli di depo kontainer tersebut.

Penyelidikan polisi menyatakan keduanya telah beberapa kali beraksi dengan modus yang sama di wilayah Kota Surabaya.

"Daerah operasinya paling sering adalah di Jalan Embong Malang, Kaliasin, dan beberapa wilayah lain Kota Surabaya," ujarnya pula.

Kedua pelaku, lanjut David, tidak hanya puas beraksi pada seorang korbannya dengan melakukan perampasan saja.

"Setelah berhasil merampas telepon seluler milik korban, SIM card-nya tidak lantas dibuang. Melainkan menunggu ditelepon oleh korban atau pemiliknya. Saat itu pelaku lantas bernegosiasi kalau telepon selulernya ingin kembali minta tebusan senilai Rp500 ribu," katanya lagi.

Dalam kasus ini, CA dan MF tidak menyadari kalau telepon dari korban Narsih yang masuk juga didengarkan oleh polisi. "Kami sambut dengan harga tebusan yang lebih tinggi, yaitu Rp600 ribu. Lalu janjian bertemu. Saat itulah pelaku kami bekuk," ujar David.(sla/ant/iwk)

Idrus Marham Diperiksa KPK Hari Ini

Sebelumnya

Legalitas WP KPK Dalam Menggugat Dipertanyakan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Hukum