Gerakan
Fahri Hamzah saat memberikan bantuan dana
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta--Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah  mengunjungi lokasi gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama para relawan. Kedatangan Fahri  untuk menyerahkan bantuan yang berhasil dikumpulkannya dari beberapa kolega dan keluarganya, serta mendorong gerakan 'Koin untuk Lombok', bagi  recovery korban gempa.


"Hari ini saya tiba kembali di pulau Lombok, sebuah pulau yang malang akibat dilanda musibah gempa yang bertubi-tubi. Jadi, saya mengusulkan kepada pemerintah untuk Menjadikan status bencana di sini sebagai bencana Nasional," ujar Fahri saat menginjakan kakinya di Lombok Utara, NTB, Rabu (8/8/2018). 


Pernyataan ini dilontarkannya, karena ada pernyataan pemerintah terkait status gempa Lombok bukan bencana Nasional.

Alasan Fahri mengusulkan agar bencana di Lombok sebagai bencana nasional, karena hampir 800-an kali getaran dan dua  kali puncak yang mematikan.  "Dampak gempa itu sangat terlihat di Sambalia dan Sembalun - Lombok Timur, beserta Bayan Lombok Utara. Sebagian rumah-rumah warga hancur rata dengan tanah, fasilitas ibadah, pendidikan dan kesehatan juga retak-retak atau roboh," bebernya.

Pada gempa  gelombang I,   selain robohnya beberapa infrastruktur dan rumah-rumah warga, kurang lebih 20 orang warga dan wisatawan meninggal dunia, ratusan luka-luka dan ribuan yang bertahan di tenda-tenda pengungsi.

"Alhamdulillah, respon pemerintah cepat. Bantuan dari berbagai NGO dan lembaga charity mengalir sampai kepada korban. Sepanjang jalur Sambalie, Sembalun, kamp-kamp pengungsi dengan bantuan dari berbagai elemen masyarakat. Disaat seperti inilah, kita berbagi," ucapnya.

Namun, gempa pada tanggal 5 Agustus  dampaknya jauh lebih parah. Jika 29 Juli, banyak korban berjatuhan dan reruntuhan, utamanya di 3 kecamatan Sambalia, Sembalun dan Bayan. Kali ini, akibat gempa 5 Agustus, tercatat sebanyak 5 kabupaten-kota terdampak, dan bahkan setengah pulau Lombok juga terdampak.


"Ini di Lombok Utara seperti daerah mati. Disanalah episentrum gempa kali ini. Lombok Timur, Lombok Barat, Mataram dan Lombok Tengah juga terkena. Sepanjang jalan raya rumah-rumah hancur berantakan. Seperti habis dilibas ekor raksasa," kata Fahri.


Menurut Fahri, penyelesaian gempa Lombok 5 Agustus ini, tidak cukup hanya ditangani dari Lombok. Tetapi, gempa ini harus ditangani secara nasional dengan pasokan sumber daya dari luar NTB.


"Pak Jokowi, juga para menteri terkaitnya, tolong lihatlah tempat kami. Setengah pulau kami roboh, ratusan orang meninggal ditambah lagi dengan putusnya aliran listrik dan air. Sumber daya lokal juga sudah tidak lagi memadai. Ini bencana nasional," tegas anggota dewan Dapil NTB ini.

 

Selain menyerahkan bantuan tahap ke tiga, Fahri Hamzah beserta rombongan juga menyempatkan diri melakukan inspeksi ke posko darurat gempa milik TNI di Kabupaten Lombok Utara. Di sana, Fahri berdialog dengan perugas posko juga dengan masyarakat korban gempa yang mengungsi di posko tersebut. (Jay)

Hadiri Milad FPI, Anies: Insya Allah Doa Kita Sampai untuk Habib Rizieq

Sebelumnya

Indonesia Dukung Perdamaian Semenanjung Korea

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Nasional