Cak Imin Mengancam, Jika Tidak JOIN Jokowi Dipastikan Kalah
Muhaimin Iskandar (foto: A. Faiz Salim/TILIK.ID)
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta--Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab di sapa Cak Imin tetap yakin  dirinya akan dipilih Jokowi sebagai pendamping di Pilpres 2019. Keyakinan itu pun ia pastikan tidak  goyah hingga pendaftaran Agustus mendatang.

"Tidak ada yang lain, sebelum janur kuning melengkung saya tetap berjuang tetap JOIN (Jokowi-Muhaimin)," papar Cak Imin, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Bahkan Politisi PKB itu mengancam, jika Jokowi tetap tidak meminang dirinya, ia berani memastikan posisi Jokowi di Pilpres 2019 dalam posisi berbahaya. "Buktikan saja bahayanya, jika tidak JOIN, malah memilih Jo dan Jo yang lainya, saya pastikan bisa kalah," tegasnya.

Cak Imin juga mengatakan, dirinya belum bisa memastikan dinamika PKB kedepan, apakah tetap berada di koalisi Jokowi, atau membangun koalisi baru jika tidak dipilih. "Nanti kita lihat saja apa bila tidak Join, tapi sementara masih Join,"katanya.

Bahkan,  menjelang pendaftaran,  PKB terus melakukan komunikasi dengan semua partai, salah satunya dengan Partai Golkar, hal itu ia lakukan untuk membangun koalisi yang lebih produktif.

Ketika disinggung mengapa tidak membangun koalisi baru dengan Golkar diluar Jokowi, Cak Imin pun tidak menampik hal itu bisa terjadi.

"PKB - Golkar kan punya kursi, apakah kemungkinan bangun koalisi diluar Jokowi? Politik kan serba mungkin," jawab Cak Imin. Namun, kata Cak Imin, pertemuan dirinya dengan Partai Golkar hanya untuk membahas dua hal, pertama fokus untuk membangun koalisi yang lebih produktif di pemerintahan, yang kedua sama-sama mendukung, "Saya dukung Airlangga, dan Airlangga  pun mendukung saya," katanya.

Selain berkomitmen dengan partai koalisi, ia juga mengatakan PKB sedang membangun komunikasi semua partai, dan terakhir dengan PAN. "Menjelang pendaftaran kita harus berkomunikasi dengan semua partai politik, beberapa hari yang lalu kami bersama  Zulhas (Zulkifli Hasan)," katanya.

Intinya, kata Cak Imin, silaturahmi akan terus diperbanyak, selain Golkar dan PAN ia juga intens silaturahmi dengan Joko Widodo. "Silahturahmi akan terus diperbanyak lagi, pertemuan saya dengan bapak presiden dua kali terakhir dalam minggu ini sampai pada hari-hari,   penggodokan calon wakil presiden," paparnya. (Fiz)

 

Prabowo Salami Duluan Kubu Jokowi

Sebelumnya

Prabowo: Nomor 1 atau 2 Sama Saja

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik