Cak Imin : 17 Agustus Bukan Lagi Diperingati Hari Kemerdekaan Negara, Tapi..
Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar.Foto : Ahmas Faiz Salim/TILIK.ID
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta-Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin memastikan, pada tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia, yakni tanggal 17 Agustus 2018 ada perbedaan penyebutan.

Perbedaan itu, kata Cak Imin, tanggal 17 Agustus bukan lagi diperingati sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia, namun tanggal 17 Agustus diperingati sebagai hari Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

"Sehingga khusu 17 Agustus 2018 yang akan datang, saya sampaikan pada panitia kemerdekaan, agar di ubah. Yakni tanggal 17 Agustus diperingati hari kemerdekaan Bangsa, bukan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia lagi,"papar Cak Imin dalam acara Dialog Keberhasilan di komplek Senayan Jakarta, Kamis (12/7/3018).

Menurutnya jika dikaji lebih dalam ada perbedaan makna antara Bangsa dan Negara. Bangsa adalah sekelompok manusia yang memiliki kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah.

"Sementara Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok orang yang bersama-sama mendiami wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok orang tersebut," paparnya.

Terlepas dari itu, kata Cak Imin, Indonesia lahir Bangsanya dahulu, yakni tanggal 17 Agustus, kemudia 18 Agustus dan beberapa hari berikutnya baru di rumus sistem ketatanegaraan ini. (Fiz)

Politisi Senayan Minta Polisi Usut Kekerasan Terhadap Mahasiswa

Sebelumnya

Hobi Impor, Mendag Rusak Nawacita Jokowi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News