DPR Minta Kemenpora Beri Bonus Untuk Lalu Muhammad Zohri
Anggota Komisi XI DPR (bidang olahraga) Nizar Zahro. Foto: Jay Waluyo/TILIK.ID
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta-Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri mengejutkan Kejuaraan Dunia Atletik U20 di Tampere, Finlandia. Zohri menjadi yang tercepat di nomor bergengsi, yaitu 100 meter putra.

Zohri mencatat waktu 10,18 detik. Dia mengalahkan sprinter yang lebih difavoritkan asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang sama-sama mencatat waktu 10,22 detik.

Publik dalam negeri pun merasa bangga dan mengapresiasi kemenangan Lalu Muhammad Zohri. Meski di sayangkan juga, tidak tampak bendera mera putih disematkan atas kesuksesan Lalu Muhammad Zohri menjuarai perlombaan tersebut.

Oleh karena itu, anggota Komisi XI DPR (bidang olahraga)  Nizar Zahro meminta agar Kemenpora protes pada panitianya, atas ketidak siapan mereka menyediakan bendera merah putih, untuk disematkan pada juara lomba tersebut asal Indonesia.

"Saya rasa Pemerintah perlu protes itu. Kalau benar panitianya sampai tidak tersedia bendera merah putih dalam kejuaraan tersebut. Bisa jadi panitia tidak memperhitungkan jika atlit Indonesia bakal keluar sebagai juaranya," ujar Nizar Zahro di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Dalam kesempatan ini, anggota Fraksi Gerindra ini pun menyakan ke banggannya, karena atlit terbaik Indonesia kembali menggarumkan nama bangsa dalam cabang bidang lari jarak pendek 100 meter.

" Ini membuktikan jika atlit Indonesia mulai perlu di perhitungkan di kejuaraan internasional. Ini sebuah prestasi yang kita patut bangga dan terus perlu  mensuportnya dalam program pembinaan bidang olah raga" ujarnya.

Atas capaian prestasi Lalu Muhammad Zohri ini,  Nizar Zahro pun minta Pemerintah melalui Kemenpora untuk memberikan penghargaan dan bonus, karena telah mengharunkan nama bangsa.

" Ya..Kemenpora harus memberi perhatian terhadap capaian prestasi Lalu Muhammad Zohri ini, dengan memberikan bonus. Itu kayak di berikan, atas kerja kerasnya harumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional," ujarnya.(jay/iwk)

Diduga Rugikan Negara 185 T, PA 212 Akan Demo Soal Freeport

Sebelumnya

Saber Pungli: Anggaran Membengkak, Kinerja Cekak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News