Seni Rupa Islam Hiasi Gedung Parlemen
foto: Jay/TILIK ID.
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta--Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) kembali hadirkan nafas  Islam  lewat pameran lukisan "Wajah Seni Lukis Islam Indonesia ke-5" yang berlangsung di kompleks parlemen  Senayan Jakarta, mulai Senin (9/7/2018) hingga pekan depan.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap pameran lukisan Islam ini,  baik kaligrafi maupun non kaligrafi, merupakan  keterpaduan karya yang harmonis antara pencapaian artistik spiritual dengan corak kedaerahan yang beragam, sebagaimana Indonesia yang penuh kebhinekaan.


"Karya-karya semacam inilah yang terpajang di dinding rumah kita. Insya Allah karya-karya ini akan mewarnai setiap denyut nafas dan langkah para pemiliknya. Mudah-mudahan karya lukis yang bernafaskan Islam ini dapat lebih memasyarakat di segala lapisan," ujar Bamsoet saat membuka pameran.


Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, Duta Besar Sudan untuk Indonesia H.E., Mr. Abdel Rahim Al Siddig Mohamed, Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, serta tokoh nasional sekaligus sejarawan Taufik Abdullah dan para tamu undangan lainnya.

Bamsoet menjelaskan, terdapat 80 karya yang ditampilkan oleh 40 pelukis dari 23 daerah yang terlibat dalam pameran tersebut. Seniman yang terlibat antara lain AD Pirous, Amri Yahya, Firdaus Alamhudi, Kamal Guci, Mahjuddin, Rustamadji, Wakidi, dan Yoes Rizal. Menariknya, pameran ini bukan semata kegiatan kebudayaan, melainkan juga kegiatan sosial. 

Karena sebagian dari hasil pameran lukisan ini akan digunakan oleh ICMI untuk membantu anak bangsa yang masih membutuhkan uluran tangan serta kepedulian sosial bersama.

"Melalui pameran ini, selain sebagai wujud berbagi kasih sayang serta peduli terhadap sesama, saya harap juga mampu mendinginkan suhu perpolitikan di Tanah Air yang sepertinya mulai menghangat. Kita boleh berbeda dalam pilihan politik. Tetapi, kita tidak boleh berbeda dalam semangat kemanusiaan," terang Bamsoet.(jay)

Dokter Prancis: Mengubah Warna Mata, Mengapa Tidak?

Sebelumnya

Waktu Berkualitas Ortu-Anak Bisa Kurangi Kecanduan Gawai

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Gaya Hidup